Inilah Mitos Tentang Pil KB yang Sering Membuat Resah Sobat Bidan

Mitos tentang pil KB yang mana yang pernah Sobat Bidan dengar? 
Cek faktanya, yuk!


Selamat siang, Sobat Bidan!

Mitos tentang pil KB memang masih santer terdengar di kalangan masyarakat, ya. Hmm, sebenarnya hal itu tidak perlu membuat Sobat Bidan ragu untuk ber-KB dengan metode pil ini, lho! Asal sesuai dengan keadaan dan indikasi, pil KB ini akan efektif digunakan. Baca selengkapnya di sini, ya!

Apa saja memangnya mitos yang sering beredar itu? Dan sebetulnya hal tersebut cuma mitos atau memang fakta? Simak postingan berikut sampai selesai!

Rahim Jadi Kering

Tentu Sobat Bidan pernah mendengar mitos tentang pil KB yang satu ini, bukan? Jangan minum pil KB, nanti rahimnya kering, lho! Waduh, ini siapa yang bilang, sih? 

Menurut Dokter Boy Abidin, SPOG(K), mitos ini sepenuhnya salah. Justru, pada saat Sobat Bidan mengonsumsi pil KB, maka lendir di serviks akan semakin kental guna mencegah masuknya sperma. 

Selain itu, endometrium atau dinding rahim juga akan menebal sehingga proses penempelan embrio tidak bisa dilakukan. Hal-hal tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan kekeringan rahim. Jadi, ini hanya mitos semata, ya, Sobat Bidan!

Bikin Jerawatan

Nah, kalau yang satu ini bisa jadi mitos dan fakta, tergantung dari pil KB mana yang Sobat Bidan konsumsi. Ada pil KB yang memang memicu munculnya hormon androgen sehingga wajah lebih rentan jerawatan, pil KB Andalan contohnya.

Namun, jika Sobat Bidan mengonsumsi pil KB yang sedikit lebih mahal seperti Yasmin misalnya, justru pil ini juga akan berfungsi untuk menjaga kecantikan. Mencegah jerawat salah satunya, karena kandungannya mampu menekan hormon androgen.

Kandungan dalam pil KB tersebut antara lain adalah anti-androgenik serta anti-mineralokortikoid yang bisa mengurangi sebum dan mengurangi masalah jerawat. Jadi, tinggal pintar-pintar memilih pilnya saja, ya!

Bikin Gemuk

Belly, Body, Calories, Diet, Exercise, Fat, Female, Fit
Bikin gemuk, benar nggak?
Mitos tentang pil KB ini juga tergantung dari pil KB mana yang Sobat Bidan konsumsi. Karena pil KB merupakan salah satu metode KB hormonal, efek samping berupa kenaikan berat badan memang ada, sama seperti KB hormonal lainnya.

Namun, dalam pil KB modern dan merek-merek tertentu, sekarang sudah dilengkapi dengan kandungan drospirenone yang bisa mencegah menumpuknya kadar cairan. Nah, ini bisa mencegah kegemukan. Jadi, mitos pil KB bisa bikin gemuk ini tidak sepenuhnya benar, Sobat Bidan.

Menyebabkan Kanker

Pil KB juga dituduh sebagai salah satu penyebab kanker oleh sebagian orang. Nyatanya, belum ada penelitian yang membenarkan mitos tersebut. Justru sebaliknya, menurut seorang dokter kandungan di AS, Ronald Burkman, pil KB dapat mencegah kanker rahim serta kanker ovarium. 

Bukan Sekadar Pil Kontrasepsi

Bukan sembarang pil
Menurut penelitian, pil KB tidak hanya berguna untuk mencegah kehamilan saja. Pil ini juga bisa meringankan nyeri perut saat haid, juga dismenorhea pada saat PMS. Hal tersebut disebabkan, Sobat Bidan yang mengonsumsi pil KB kemungkinan bisa haid tanpa melepaskan sel telur, karena pil ini memang mencegah tumbuhnya sel telur. 

Namun demikian, otak sudah mendapat kiriman sinyal bahwa meski tanpa sel telur pun, estrogen yang diproduksi sudah cukup untuk memulai masa-masa haid. Jadi, nyeri perut akan berkurang karena hal ini.

Nah, itu dia mitos tentang pil KB yang sering beredar di masyarakat. Terlepas dari benar atau tidaknya, pil KB merupakan salah satu alternatif kontrasepsi yang bisa dipilih untuk Sobat Bidan yang takut dengan jarum suntik dan tindakan-tindakan medis lainnya. 


Semoga postingan ini bermanfaat!


Salam Sayang,


2 comments:

  1. Dulu istri pernah pake ini. Cmn keluhannya nyeri haidnya tetap ada.

    ReplyDelete
  2. Iya, Bang, memang tidak sepenuhnya sih mengurangi nyeri haid, beberapa bahkan ada yang darahnya semakin banyak juga malah cuma bercak-bercak, kembali ke hormon masing2...

    ReplyDelete