Awas, IUD Geser Bisa Sebabkan Kehamilan, Begini Tanda-tandanya!

Pakai IUD tetap hamil? Penyebabnya IUD bergeser! 
Simak tanda-tandanya di sini!


Selamat siang, Sobat Bidan!

Sudah pakai IUD tapi tetap hamil? Wah, ini sih namanya kebobolan, ya. IUD merupakan alat kontrasepsi yang paling sedikit angka kebobolannya, dan bisa dibilang paling efektif. Sebanyak 99,7 persen wanita sukses tidak hamil lagi saat memakai alkon ini.

Nah, tapi ada juga lho, kasus kebobolan IUD ini. Penyebabnya apa? Salah satu yang sering ditemukan adalah karena IUD yang ada di dalam rahim tersebut bergeser. Ngeri, ya, Sobat Bidan? Tenang, Sobat Bidan akan merasakan 'ada yang tidak beres' kok, jika sampai IUD ini benar bergeser dari tempatnya.

Seperti apa tanda-tandanya? Simak postingan ini sampai selesai, ya!

Benang IUD Terasa Lebih Pendek atau Panjang

Di ujung IUD Sobat Bidan bisa mengenali benang atau string yang cukup panjang, ya, dan pada saat pemasangan nanti benang tersebut dipotong, hanya disisakan sedikit saja untuk proses pelepasan nanti. Sepanjang pemakaian IUD, Sobat Bidan akan bisa merasakan benang ini.

Nah, saat IUD bergeser, maka Sobat Bidan akan menyadari kalau benang tersebut terasa lebih pendek atau bahkan lebih panjang, atau justru tidak teraba sama sekali. Ini disebabkan, gesernya posisi tersebut bisa menarik benang IUD lebih dalam ke miss-v atau justru mengeluarkannya.

Benang IUD berubah 

Sakit Ketika Berhubungan

Tanda berikutnya yang kentara jika IUD bergeser adalah Sobat Bidan merasakan sakit saat berhubungan intim, padahal sebelum-sebelumnya tidak. Ini disebabkan, IUD sudah melorot sampai ke leher rahim.

Jika Sobat Bidan tidak merasakannya, bisa jadi pasangan yang merasakan karena bergesekan dengan benang yang semakin melorot tadi.

Perdarahan yang Tidak Normal

Tanda lainnya yang menjadi indikasi IUD bergeser adalah adanya perdarahan. Memang, pemasangan IUD bisa menyebabkan perdarahan ringan, seperti bercak-bercak. Para pengguna IUD tembaga atau non hormonal, biasanya akan mengalami perdarahan atau menstruasi yang lebih berat karena ada gesekan di dinding rahim.
 
Calendar, Date, Dates, Planning, Save To List, Note
Perhatikan jadwal mens
Sedang pengguna IUD hormonal cenderung lebih ringan perdarahannya, bahkan ada yang tidak mens sama sekali. Namun, jika ada perdarahan yang keluar di luar waktu normal, maka Sobat Bidan perlu mewaspadai hal itu sebagai tanda dari bergesernya IUD. Maka dari itu, penting untuk mengetahui kapan waktu normal menstruasi Sobat Bidan, ya!

Keputihan yang Abnormal

Keputihan yang tidak normal, seperti berwarna keruh dan berbau juga bisa menjadi salah satu tanda bergesernya IUD. Jika mendapati keputihan yang berbau, berwarna keruh, dan tidak biasanya segeralah periksakan diri ke dokter. Karena, selain tanda IUD bergeser, ini juga bisa jadi merupakan tanda infeksi yang lain.

Kram Perut

Kram perut memang kerap dialami para pengguna IUD non hormonal di awal-awal pemakaian. Saat menstruasi, biasanya kram ini akan menjadi. Jika dalam waktu lama kram tersebut menjadi semakin hebat, maka ini perlu diwaspadai sebagai tanda bergesernya IUD.

Kram perut, tanda IUD bergeser
Nah, itu dia beberapa tanda-tanda IUD yang bergeser dari tempatnya semula. Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter atau ke tempat dulu IUD tersebut dipasang, ya. Karena, jika tidak segera ditangani, ini bisa menimbulkan masalah lain seperti infeksi, perdarahan berat sampai anemia, memicu penyakit radang panggul, juga perlukaan pada rahim.

Demikian, semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,



No comments:

Post a Comment