Benarkah Terlalu Lama Duduk Saat Hamil Akan Menghambat Persalinan? Ini Faktanya!

Duduk terlalu lama saat hamil bisa mempengaruhi posisi janin di dalam perut ibu. Bahayakah?

duduk terlalu lama saat hamil

Selamat siang, Sobat Bidan!

Katanya, terlalu banyak duduk saat hamil bisa menghambat persalinan, ya? Faktanya, hal itu berpengaruh pada posisi kepala janin di dalam perut.

Sekitar 15% wanita ternyata mengalami kehamilan dengan posisi posterior. Posisi ini artinya, kepala janin sudah berada di bawah, namun bagian belakang kepalanya berlawanan dengan tulang belakang.

Hal ini membuat kepala janin dalam perut menghadap ke atas, padahal seharusnya kepala janin harus menghadap ke bawah. Penelitian menyebutkan bahwa pengaruh posisi ini salah satunya disebabkan karena ibu hamil lebih sering duduk dalam waktu yang lama. 

Ketika kita duduk dalam waktu yang lama, maka posisi lutut biasanya akan sejajar atau lebih tinggi dari panggul. Posisi demikian akan membuat panggul terdorong ke belakang dan menyebabkan tulang belakang janin menempel dengan tulang belakang ibu. Maka, terjadilah posisi posterior tadi. 

Posisi ini jelas akan menghambat proses persalinan ibu secara normal. Namun, ada lho, cara supaya posisi posterior ini berubah pada posisi yang seharusnya. Cara-cara tersebut, antara lain sebagai berikut :

Duduklah dengan Posisi yang Benar


Di trimester akhir kehamilan, sebaiknya ibu mulai mengatur posisi saat duduk. Sebaiknya, saat duduk ibu harus duduk tegak dan sedikit mencondongkan badan ke depan. Hal ini akan membuat panggul juga ikut condong ke depan dan memberi ruang pada kepala janin untuk 'berputar' pada posisi yang benar.


Pertahankanlah postur duduk seperti ini dalam kegiatan apa pun seperti saat sedang bersantai nonton tv, atau pun makan. Ibu bisa memberikan bantal sebagai sandaran punggung supaya badan lebih condong ke depan dan panggul ikut naik. 

Saat bersantai seperti nonton tv misalnya, jangan duduk di sofa yang bisa menelan tubuh ibu. Tetap duduk di kursi dengan sandaran bantal dan posisikan kedua tangan di lengan kursi. Selonjorkanlah kaki ke bawah sehingga posisinya tidak sejajar dengan perut.


Lakukan Aktivitas Ringan di Tempat Kerja

Jika pekerjaan di kantor mengharuskan ibu dalam posisi duduk yang lama, maka lakukanlah aktivitas ringan. Misalnya, dengan meregangkan tubuh setiap 30 menit sekali atau berjalan-jalan ringan. Jika memang keadaan tidak memungkinkan dan ibu harus duduk terus, maka jagalah sikap duduk seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Hati-hati Naik Turun Tangga

Perhatikan pula saat ibu hendak naik atau turun tangga. Posisi yang benar bagi ibu yang sedang hamil besar adalah naik turun tangga dengan posisi tubuh menyamping. Tapaki tangga satu per satu dengan tubuh menyamping dan berpeganganlah.

Naik turun tangga dengan posisi ke depan seperti saat sebelum hamil akan menyebabkan posisi lutut lebih sering sejajar dengan panggul. Ini bisa menghambat perputaran kepala janin dari posisi posterior tadi ke posisi yang normal.

Lakukan Latihan Ini

Seminggu sekali, lakukanlah yoga atau berenang dengan gaya bebas. Jika tidak ada waktu, maka ibu bisa melakukan latihan merangkak dengan tangan dan lutut seperti gerakan orang yang sedang mengepel. Hal ini bagus agar kepala janin bisa berputar ke posisi yang benar.

Duduk dengan Gym Ball

Paling mudah, ibu bisa duduk di rumah dengan gym ball. Posisi duduk dengan alat ini akan membuat panggul lebih tinggi dibanding lutut. Pantulan bola dari gym ball juga bisa membuat janin untuk putar balik secara pelan-pelan. Posisi yang paling optimal untuk duduk di atas gym ball ini ada pada saat kepala janin menghadap ke bawah dan tubuh janin berada di kiri perut ibu. 

Nah, itu dia beberapa tips dan fakta mengenai duduk berlama-lama saat hamil. Sudah bisa dipraktikkan, ya, semoga persalinannya lancar!

Salam sayang,


No comments:

Post a Comment