Cegah Kehamilan Tanpa KB? Begini Caranya, Sobat Bidan!

Begini cara mencegah kehamilan tanpa KB. 

mencegah kehamilan

Selamat siang, Sobat Bidan!

Tidak semua orang mau ber-KB, ya. Hal ini biasanya disebabkan karena efek samping KB yang memang beragam. Namun, ada juga ketakutan dan rasa was-was sebenarnya apabila tidak ber-KB. Betul tidak?

Nah, bagi Sobat Bidan yang enggan ber-KB namun ingin tetap mencegah kehamilan, cara-cara di bawah ini adalah solusinya. Apa saja itu? Yuk, simak postingan ini sampai selesai!

Coitus Interuptus

Sudah pernah dengar tentang istilah ini, Sobat Bidan? Coitus interuptus sebenarnya merupakan metode KB sederhana tanpa alat. Coitus interuptus artinya adalah senggama terputus. Pada saat berhubungan intim dan suami hampir mencapai klimaks, maka harus diputuskan agar sperma tidak keluar di dalam. 

Meski agak mengganggu, tapi metode ini bisa digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan karena sperma keluar di luar. Dalam Islam, ada istilah tersendiri untuk ini, yaitu azal atau al-azlu. Bagaimana, mudah diterapkan, bukan?

Berhubungan Tanpa Penetrasi

Cara kedua yang bisa digunakan untuk mencegah kehamilan tanpa ber-KB adalah berhubungan tanpa penetrasi. Ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan coitus interuptus, hanya saja hubungan ini dibatasi dengan bermesraan saja sehingga tidak sampai terjadi penetrasi. Ini tentu efektif untuk mencegah kehamilan meski tanpa KB.

Berhubungan di Luar Masa Subur

Nah, cara berikutnya adalah berhubungan intim saat Sobat Bidan tidak sedang dalam masa subur. Normalnya, masa subur wanita jatuh pada dua minggu dihitung dari hari pertama haid terakhir. Biasanya di hari ke 10 - 17 setelah HPHT tersebut. Pada saat-saat itu hindarilah berhubungan intim karena risiko terjadi kehamilan akan lebih tinggi.

Sebaliknya, lakukan hubungan intim di luar masa tersebut supaya bisa mencegah kehamilan. Hari-hari subur juga biasanya ditandai dengan banyaknya cairan atau lendir yang keluar sampai celana dalam terasa lembap (hari-hari basah). Sebaliknya, masa tidak subur ditandai dengan hari-hari kering (tidak keluar cairan berlebih sampai membuat celana dalam lembap).

Bekerja samalah dengan pasangan
Mitos-Mitos Terkait yang Sering Beredar

Mungkin Sobat Bidan pernah mendengar mitos-mitos yang beredar terkait dengan pencegahan kehamilan. Sebenarnya bagaimana, sih? Mitos atau fakta?
  • Loncat-loncat setelah berhubungan bisa mencegah kehamilan? Nyatanya tidak, ya. Hal ini tidak akan berpengaruh pada akan hamil atau tidaknya perempuan, misal karena keluarnya sperma atau lainny. Ini mitos
  • Minum soda sebelum berhubungan dapat mencegah kehamilan karena kualitas sperma jadi tidak bagus? Ini juga hanya mitos. Tidak ada hubungan antara soda dan kualitas sperma. Bahkan kalau pun wanita minum soda setelah berhubungan, itu tidak akan bisa membunuh sperma
  • Mengeluarkan sperma sebelum ejakulasi? Nyatanya, cairan yang keluar sebelum itu kadang juga sudah mengandung sperma. Jadi, hal ini tidak bisa dikatakan bisa mencegah kehamilan
  • Berhubungan intim dengan posisi tertentu? Faktanya mungkin memang ada beberapa posisi yang sedikit mengurangi risiko hamil. Tapi bukan berarti juga ini efektif dapat mencegah kehamilan
  • Membersihkan miss-v segera setelah berhubungan? Ini juga mitos saja. Sebenarnya, sudah banyak sperma yang masuk pada saat berhubungan intim karena kontraksi otot-otot miss-v.

Nah, itu dia beberapa cara yang bisa digunakan apabila Sobat Bidan ingin mencegah kehamilan tanpa ber-KB dan mitos-mitos terkait hal ini. Tentunya cara ini punya risiko kegagalan dan keberhasilannya sendiri, tergantung bagaimana Sobat Bidan dan pasangan bekerja sama. Selamat mencoba!

Salam sayang,

Pic by : Pexels.com

No comments:

Post a Comment