Si Kecil Panas? Jangan Panik, Lakukan Ini di Rumah, Sobat Bidan

Panas pada bayi ada berbagai penyebabnya. Hal ini bisa dilakukan untuk menurunkan panas atau demam si kecil.

cara menurunkan panas pada bayi


Selamat siang, Sobat Bidan!

Sebagai ibu, tentu kita akan cemas bila si kecil demam, ya. Tanda-tanda demam yang paling sering dilihat biasanya adalah suhu tubuh yang naik atau panas. Nah, Sobat Bidan tidak perlu khawatir berlebihan menghadapi situasi ini, karena bisa melakukan cara-cara berikut untuk mengatasi panasnya di rumah. Simak postingan ini sampai selesai, ya.

Penyebab Demam

Sebenarnya, demam atau panas pada bayi bukan melulu suatu tanda bahaya. Bisa jadi, demam merupakan pertanda sistem imun bayi sedang melawan bakteri atau kuman penyakit di dalam tubuhnya. Misalnya saja pasca imunisasi dan bayi demam, itu justru pertanda sistem imun bayi berjalan dengan baik karena sedang membentuk kekebalan yang baru.

Suhu tubuh si kecil naik juga bisa disebabkan jika bayi berada seharian di luar ruangan dalam cuaca yang panas misalnya. Bisa juga karena pakaian yang dikenakannya terlalu tebal. Ini juga bisa menjadi penyebab demam pada si kecil. Jika bayi panas namun masih aktif dan mau menyusu, maka ibu tidak perlu khawatir.

Demam yang Perlu Dicemaskan

Panas atau demam yang perlu ibu cemaskan adalah jika disertai tanda-tanda lain yang membuat bayi rewel. Selain itu, jika usia si kecil masih kurang dari 3 bulan, hal ini juga patut diperhatikan. Dalam usia ini sistem imun bayi masih sangat tergantung pada ASI, jadi juga rentan terserang penyakit jika ASI tidak diberikan secara adekuat. Segera periksakan bayi ke nakes bila mengalami demam atau badan panas di bawah umur 3 bulan, karena bisa jadi itu merupakan tanda-tanda infeksi.

Sementara, tanda-tanda penyerta demam bayi di atas 3 bulan yang perlu diwaspadai tersebut, seperti ;

  • Lesu dan tidak antusias saat diajak bermain
  • Tidak mau menyusu
  • Ada ruam-ruam
  • Muntah disertai diare
  • Dehidrasi, seperti mulutnya kering, tidak keluar air mata saat menangis, dan frekuensi mengompol berkurang
  • Kejang
  • Napas lebih cepat atau lebih lambat yang menandakan sesak napas
Segera bawa bayi ke nakes bila dalam waktu 24 jam demam tidak turun atau bayi tidak mau minum sama sekali.

Mengukur Suhu Tubuh Bayi

panas pada bayi

Untuk mengetahui berapa suhu tubuh si kecil, tentu ibu harus mengukurnya menggunakan termometer. Suhu tubuh bayi yang normal ada pada kisaran 36,5 - 37, 5 derajat celsius. Begini cara mengukur suhu tubuh dengan termometer :
  • Pastikan termometer dalam keadaan bersih, cuci dulu menggunakan sabun sebelum digunakan
  • Lebih baik ukur suhu bayi melalui anusnya, karena daerah itu lebih akurat dibanding mulut dan ketiak
  • Keringkan dan olesi termometer dengan jel agar mudah dimasukkan ke bagian anus si kecil dan tidak sakit
  • Tengkurapkan si kecil di pangkuan ibu dan masukkan termometer perlahan ke anus si kecil
  • Tunggu sampai kira-kira dua menit, atau sampai bunyi notifikasi berbunyi jika menggunakan termometer digital
  • Tarik termometer pelan-pelan dan lihat hasilnya
Yang Bisa Dilakukan di Rumah

Setelah mengukur suhu tubuh, ibu juga bisa melakukan hal-hal ini di rumah untuk menurunkan panas atau demam si kecil ;
  • Mandikan si kecil dengan air hangat. Ini bisa membuat tubuh si kecil lebih rileks dan memberik kesempatan padanya untuk menghirup uap hangat sehingga napasnya lebih lega. Perlu diingat bahwa ibu perlu memastikan airnya benar-benar hangat dan tidak terlalu panas
  • Setelah mandi, kenakan pakaian yang nyaman untuk bayi yang sedang demam. Gunakan baju yang tipis saja, jangan gunakan pakaian tebal
  • Berikan ASI secara adekuat untuk mencegah bayi dehidrasi. Beri juga air putih bila perlu
  • Kompres si kecil dengan air hangat selama kurang lebih 15 menit. Kompreslah di bagian lipatan seperti ketiak atau pangkal paha, jangan di kening. Bagian lipatan terdapat lebih banyak pembuluh darah besar yang bisa mengeluarkan panas dari sana
  • Untuk konsumsi obat-obatan, alangkah baiknya jika diperiksa dahulu dan sesuai petunjuk dokter. Jangan sembarangan memberikan obat untuk si kecil
Nah, itu dia Sobat Bidan, beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bayi demam. Bagaimana, sekarang sudah tidak perlu cemas berlebihan lagi, ya. Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,


Pic by : Pexels.com

No comments:

Post a Comment