Sobat Bidan, Begini Lho, Cara Merawat Jahitan Pasca Melahirkan Normal

Luka jahitan setelah melahirkan normal ada 4 tingkatan. Cara perawatannya pun harus benar dan tidak boleh sembarangan.

jahitan perineum

Selamat siang, Sobat Bidan!

Melahirkan secara normal tidak jauh-jauh dari risiko terjadinya robekan di perineum. Hal ini terjadi karena adanya indikasi medis yang memperbolehkan penolong persalinan untuk melakukan tindakan episiotomi (melebarkan jalan lahir). Indikasi ini contohnya jika ibu sudah tidak kuat lagi mengejan, atau bayi harus segera dilahirkan dalam waktu cepat. 

Umumnya, luka robekan perineum ini akan sembuh dalam jangka waktu dua minggu. Namun, jika sampai terbuka kembali, penyembuhannya bisa sampai berbulan-bulan. Nah, di postingan kali ini kita akan membahas cara merawat jahitan perineum dengan benar sesuai tingkatannya.

Tingkatan Robekan Perineum

Dalam dunia kebidanan, robekan perineum dibagi menjadi empat tingkatan, mulai dari yang paling ringan hingga berat. Berikut keempat tingkatan tersebut :

  • Tingkat satu. Robekan perineum ini terjadi sampai lapisan kulit di sekitar miss-v. Robekan ini ukurannya kecil dan bisa sembuh sendiri meski tidak dijahit. Selain itu, miss-v bisa juga mengalami pembengkakan (hematoma) dikarenakan tekanan kepala bayi saat lahir. Tidak perlu khawatir juga, selama tidak sampai berbentuk gumpalan yang berisi darah, bengkak ini juga akan reda dengan sendirinya
  • Tingkat dua. Robekan perineum ini terjadi sampai ke otot-otot perineum, bukan hanya di kulit saja. Robekan tingkat dua juga bisa sembuh sendiri tanpa perlu dijahit, namun akan membutuhkan waktu yang lebih lama
  • Tingkat tiga. Robekan ini cukup panjang, meliputi kulit, otot perineum, sampai otot anus. Grade tiga wajib dijahit
  • Tingkat empat. Robekan ini lebih dalam dari otot anus, bahkan bisa mencapai usus, tentunya harus dijahit
Cara Perawatan

Nah, untuk merawat luka atau bekas jahitan di perineum ini, harus disesuaikan juga dengan tingkatannya. Jahitan grade satu dan dua umum dialami hampir oleh sebagian besar wanita, meski tetap ada bius lokal saat melakukan episiotomi. Jahitan ada yang perlu dibuka, tapi ada juga yang tidak dan bisa menyatu dengan sendirinya dengan tubuh, lalu sembuh.

Ada pun perawatan jahitan ditujukan agar tidak terjadi infeksi dan berakibat fatal. Berikut perawatan luka jahit tersebut yang bisa ibu lakukan di rumah.
  • Mandi setidaknya sehari sekali dan tetap jaga kesegaran tubuh
  • Ganti pembalut secara teratur setiap 4 jam, tidak harus menunggu sampai pembalut penuh. Jangan lupa cuci tangan sebelum dan setelah memasang pembalut
  • Angin-anginkan jahitan setidaknya sehari 10 menit, lakukan setidaknya dua kali sehari
  • Makan makanan yang kaya serat, seperti buah, sayur, roti gandum. Makanan ini akan membantu memperlancar BAB sehingga tidak perlu terlalu mengejan yang akan berisiko merobek jahitan
  • Makan makanan yang mengandung protein seperti telur dan daging, tahu atau tempe. Ini akan membantu proses penyembuhan luka dengan menumbuhkan sel-sel jaringan yang baru
  • Minum banyak air putih
  • Jangan memakai celana yang ketat, pakailah rok yang longgar untuk melancarkan sirkulasi udara
jahitan setelah melahirkan
Makanan berserat dan tinggi protein itu penting
Biasanya, para ibu yang mengalami jahitan grade 3 dan 4 akan diberikan antibiotik juga untuk mencegah infeksi. 

Ada juga hal-hal yang perlu diperhatikan jika ibu ingin lebih cepat pulih dari luka jahitan ini, termasuk mengurangi rasa sakit atau perih. Berikut di antaranya :
  • Duduk dengan hati-hati dan perlahan pasca melahirkan 
  • Jika area jahitan terasa gatal, boleh dikompres dengan kantong es 
  • Senam kegel juga direkomendasikan untuk proses percepatan penyembuhan, juga memperlancar sirkulasi darah
  • Selalu jaga jahitan agar tetap kering apalagi setelah buang air kecil atau besar
  • Kurangi pembengkakan dengan berendam dalam air dingin
  • Bantal berbentuk O bisa digunakan untuk duduk, supaya tetap nyaman
Nah, itu dia cara perawatan dan hal-hal yang perlu diperhatikan terkait luka jahitan pasca melahirkan normal. Sudah siap diterapkan ya, Sobat Bidan. Semoga postingan ini bermanfaat!


Salam sayang,


Pic by : Pexels.com

No comments:

Post a Comment