Atasi Keluhan dan Efek Samping Pasca KB Suntik dengan Cara Ini, Sobat Bidan

Efek samping KB suntik memang macam-macam. Namun, jangan khawatir, ini dia cara mengatasinya.

efek samping kb suntik

Selamat siang, Sobat Bidan!

KB suntik sampai saat ini masih menjadi favorit bagi para ibu-ibu dengan berbagai alasan. Meskipun, baik itu suntik tiga bulan atau satu bulan juga memunculkan berbagai efek samping tertentu. Tak jarang pula ibu yang memutuskan untuk ganti kontrasepsi karena efek samping atau keluhan ini.

Nah, jika Sobat Bidan merasakan efek samping yang macam-macam juga pasca suntik KB, jangan buru-buru memutuskan ganti kontrasepsi dulu. Begini cara mengatasi keluhan dan efek samping yang terjadi. Simak postingan ini sampai selesai, ya.

1. Siklus Menstruasi Berubah

Wah, ini hampir 80% ibu pemakai KB suntik yang mengeluhkannya. Setelah suntik, kadang ada yang haidnya jarang-jarang, cuma flek, dan sebagainya. Bahkan, 40% pengguna KB ini mengalami amenorhea, atau tidak mendapat haid sama sekali setelah satu tahun pemakaian.

Bahayakah? Tentu tidak, ya. Darah kotor tidak akan menumpuk meski tidak haid. Cara kerja hormon dari suntik KB ini memang akan menipiskan dinding rahim sehingga tidak ada darah yang diluruhkan. Jadi, ibu tidak perlu khawatir atau mengatasi hal ini dengan obat-obatan tertentu.

efek samping kb 1 bulan

2. Nyeri Pada Payudara dan Sakit Kepala

Keluhan yang satu ini cukup umum dirasakan oleh pengguna KB suntik, meski tidak semua mengalaminya. Jika ibu merasakan sakit kepala, nyeri pada payudara bahkan perubahan mood yang terlalu sering, maka tidak perlu khawatir. Itu bukan suatu gejala dari penyakit tertentu, murni karena perubahan hormon.

Untuk mengurangi rasa nyeri atau sakit kepala tersebut, ibu bisa minum parasetamol atau beristirahat sejenak. Namun, jika sakit kepala diawali dengan gejala perubahan pada fungsi panca indera seperti visual atau motorik, maka harus dikonsultasikan dengan dokter. Begitu pula jika gejalanya sangat berat dan mengganggu.

3. Menurunnya Gairah Seksual

Kinerja hormon progestin yang terkandung dalam KB suntik salah satunya adalah mengentalkan lendir pada miss-v. Selain itu, hormon tersebut juga mengubah bahan makanan menjadi lemak yang sulit larut dalam air.

Jika kadar lemak lebih banyak di dalam tubuh, maka akan semakin sedikit kadar air di dalam tubuh. Jika sudah begini, maka miss-v pun akan lebih kering. Hal tersebut akan berpengaruh pada saat berhubungan seksual, misalnya jadi lebih sakit karena gesekan. Inilah yang akhirnya menurunkan gairah seksual pada ibu.

Namun, ibu bisa kok, mengatasi hal ini. Misalnya dengan melakukan foreplay atau pemanasan yang lama sebelum berhubungan. Selain itu, bisa juga menggunakan pelumas supaya tidak sakit saat berhubungan.

efek samping kb suntik 3 bulan

4. Berat Badan Naik

Nah, inilah efek samping yang kadang membuat ibu enggan menggunakan suntik KB. Berat badan bisa naik setelah memakai KB suntik juga dikarenakan hormon. Hormon progestin ini akan mempengaruhi nafsu makan dengan mengendalikan pusat kendali otak yaitu hipotalamus. Untuk mengatasi hal ini, ibu bisa mengatur pola makan atau melakukan olahraga rutin.

5. Tidak Bisa Langsung Subur Lagi

Kekurangan KB suntik yang satu ini juga kerap membuat pemakainya gusar. Beda dengan IUD, implan, atau pil KB yang setelah lepas pemakaian bisa langsung subur. KB suntik butuh waktu sekitar 10 bulan atau lebih cepat untuk kembali subur setelah berhenti menggunakannya.

Jadi, jika ibu berencana hamil lagi, hentikan suntik KB beberapa bulan sebelumnya agar lekas kembali subur.

6. Wajah Berjerawat

Lagi-lagi, ini karena hormon. Progestin memang bisa menjadikan kelenjar minyak berlebih sehingga wajah lebih mudah jerawatan. Untuk mengatasinya, lakukan dengan cara rutin membersihkan wajah terutama menjelang tidur. Jangan sampai tidur dengan make-up dan debu serta kotoran yang masih menempel di wajah.

7. Berkurangnya Kepadatan Tulang

Penelitian telah menyimpulkan bahwa penggunaan KB suntik memang dapat membuat kepadatan tulang berkurang. Osteoporosis istilahnya. Minum susu atau suplemen untuk membantu mempertahankan kepadatan tulang ini bisa dilakukan, serta konsultasikan dengan dokter setiap 2 tahun sekali.
efek samping kb suntik


8. Tidak Melindungi dari PMS

Benar sekali, suntik KB memang tidak akan melindungi ibu dari penularan penyakit menular seksual. Jika pasangan diketahui menderita penyakit, maka alangkah baiknya mengenakan kondom saat melakukan hubungan seksual. 

Nah, itu dia Sobat Bidan, cara mengatasi keluhan yang sering terjadi dalam penggunaan suntik KB. Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,


Pic by : Pexels.com

No comments:

Post a Comment