5 Mitos Seputar Nifas yang Salah Kaprah, Sobat Bidan Harus Tahu!

Selamat siang, Sobat Bidan!

Mitos di masa nifas
Masa nifas merupakan masa yang penuh dengan mitos apalagi bagi sebagian masyarakat Indonesia yang masih hidup di daerah desa. Berbagai mitos yang merugikan bagi ibu nifas yang menyebar kadangkala masih dipercayai oleh masyarakat begitu kentalnya. Berikut adalah beberapa mitos yang masih dipercaya tapi, sebenarnya salah kaprah.

1. Tidak boleh makan telur atau daging

Sebagian masih sangat percaya jika seorang ibu nifas tidak diperbolehkan makan telur atau daging. Katanya, apabila makan telur atau daging maka jahitannya tidak akan kering-kering atau malah gatal. Sebenarnya, hal ini justru bertentangan dengan pendapat medis. Telur atau daging sangat banyak mengandung protein. Protein sendiri berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan jaringan baru. 

Karena inilah sebenarnya ibu nifas dianjurkan untuk mengkonsumsi daging dan telur secara rutin. Protein yang terkandung di dalamnya justru akan mempercepat keringnya luka jahitan. Selama hamil, ibu juga sudah dianjurkan untuk makan banyak telur agar tidak terjadi robekan perineum pada saat melahirkan.

2. Memakai korset atau stagen

Orang zaman dulu berpikir bahwa pemakaian korset atau stagen pada masa nifas dapat mengembalikan kesingsetan perut yang bergelambir. Padahal, kenyataannya tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan begitu. Justru pemakaian korset yang kencang ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada ibu nifas, bahkan bisa menimbulkan gatal dan ruam-ruam. Apalagi bagi ibu yang melahirkan secara caesar, pemakaian korset dapat menimbulkan komplikasi.

3. Tidak boleh keluar rumah selama 40 hari

Banyak rumor yang mengatakan bahwa ibu nifas tidak boleh keluar dari rumah sebelum 40 hari dengan alasan yang macam-macam seperti takut kena sawan, kondisi ibu belum pulih, dan sebagainya. Benar memang bahwa seorang ibu yang baru saja melahirkan harusnya beristirahat untuk memulihkan kembali fungsi tubuh. Namun, apabila jenuh dan bosan di dalam rumah saja, tak masalah jika ibu nifas pergi berjalan-jalan ke luar rumah. Ini justru bagus untuk latihan mobilisasi bagi ibu.

Ibu nifas tidak boleh keluar rumah selama 40 hari

4. Tidak boleh berhubungan intim selama 40 hari

Ukuran boleh tidaknya berhubungan intim selama masa nifas adalah dari pengeluaran lochea dan sembuhnya luka bekas jahitan. Bila dalam 40 hari lochea sudah tidak keluar, luka jahitan pun sudah sembuh, kondisi ibu sudah pulih, silakan saja untuk berhubungan intim. Namun, bila masih belum memungkinkan, maka apabila dipaksa berhubungan akan menimbulkan infeksi bagi ibu nifas tersebut.

5. Tidak boleh makan atau ngemil setelah maghrib

Hal ini salah besar. Justru ibu nifas harus ditambah banyak porsi makannya sebagai sarana pemenuhan gizi dan nutrisi bagi tubuh. Terlebih pada malam hari, ibu masih butuh asupan gizi untuk menyusui bayi sepanjang malam. Bila asupan kurang, maka produksi ASI tidak akan lancar dan kesehatan ibu justru terganggu.

Nah, itu dia Sobat Bidan, beberapa mitos nifas yang sangat salah kaprah tapi tak jarang masih dijalankan. Masa nifas merupakan masa yang sangat penting untuk pemulihan tubuh dan tumbuh kembang bayi, jadi jangan sampai termakan mitos-mitos yang merugikan, ya!

Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,

Bidan Ayu

Pic by : Pexels.com

No comments:

Post a Comment