Kenapa Bayi Baru Boleh Makan Saat Usianya 6 Bulan? Ini Dia Alasannya!

Selamat siang, Sobat Bidan!


Pernahkah Sobat Bidan bertanya-tanya kenapa ASI eksklusif harus diberikan pada bayi sampai umur 6 bulan? Atau kenapa bayi baru boleh diberi makanan pendamping ASI (MPASI) saat sudah menginjak umur 6 bulan? Ini dia beberapa penjelasan dan alasannya.

Meningkatnya kebutuhan nutrisi

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, dia mulai membutuhkan lebih banyak asupan gizi dan nutrisi. Karena inilah, ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan si kecil. Selain itu, pada usia ini ASI juga sudah mulai encer dan berkurang kandungan lemaknya sehingga bayi butuh asupan gizi dalam bentuk lain yaitu MPASI.

Organ bayi sudah siap

Alasan lain adalah bahwa pada usia 6 bulan, organ pencernaan bayi sudah siap dan berfungsi sempurna. Misalnya pankreas yang sudah bisa mengolah, mencerna, dan menyerap berbagai asupan seperti karbohidrat, protein, serta lemak. Ginjal bayi juga sudah berfungsi dengan baik sehingga sudah bisa mengeluarkan sisa metabolisme yang tidak diperlukan tubuhnya. 

Sistem saraf mulai berkembang

Kemudian di usia 6 bulan ini, sistem persarafan dan oromotor bayi sudah mulai berkembang. Dari usia 0-5 bulan bayi cenderung menghisap, di usia ini bayi sudah mulai bisa menggigit. Karena itulah si kecil butuh rangsangan yang lebih agar perkembangan ini semakin baik. Selain itu, bayi juga sudah mulai mengunyah dan menelan sehingga ibu tidak perlu takut akan tersedak.

Perkembangan motorik kasar

Di usia ini bayi juga sudah mulai duduk, dan mengambil benda-benda di dekatnya kemudian memasukkannya ke mulut. Ini baik sekali untuk mengenalkan berbagai tekstur dan rasa makanan pada bayi sehingga nantinya bayi terbiasa dan tidak sulit untuk makan.

Jika diberikan terlalu dini?

Beberapa risiko akan terjadi jika MPASI diberikan pada bayi dalam usia yang terlalu dini. Salah satunya akan mengganggu sistem pencernaan seperti susah buang air besar. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan terlalu keras bekerja mengolah makanan padat.

Risiko lain yang bisa terjadi adalah alergi protein. Ini disebabkan kekebalan usus belum sempurna sehingga enzim yang melapisi protein makanan penyebab alergi belum cukup diproduksi.

Jika diberikan terlambat?

Jika MPASI diberikan terlambat misal pada usia bayi 7 bulan, apa yang akan terjadi? Kemungkinan si kecil bisa mengalami mal nutrisi atau kekurangan gizi. Kondisi ini akan menyebabkan bayi jadi rentan sakit, serta perkembangan tubuhnya pun tidak optimal. Sistem oromotor bayi juga tidak berkembang sehingga kemungkinan nantinya dia akan sulit makan.

Apakah ada pengecualian?

Terkait dengan semua alasan yang dipaparkan di atas, ibu juga tidak boleh terlalu fanatik mendefinisikan ASI eksklusif ini. Misalkan kenaikan berat badan bayi tidak memenuhi syarat dan si kecil sudah berumur lebih dari 4 bulan, maka boleh saja diberikan MPASI untuk menunjang kenaikan BB-nya. Jika usianya masih di bawah 4 bulan, maka berikanlah ASI yang adekuat, ASI perah lebih banyak, atau jika perlu dengan sufor juga.



Nah, itu dia Sobat Bidan, beberapa alasan yang perlu Sobat Bidan tahu, kenapa MPASI harus diberikan pada umur bayi 6 bulan. Semoga postingan ini bermanfaat, ya!

Salam sayang,

Bidan Ayu

Pic by : Pexels.com

No comments:

Post a Comment