Sebelum Memutuskan Hamil, Lakukan Beberapa Test Ini Dulu, Sobat Bidan

Selamat siang, Sobat Bidan!


Kehamilan merupakan salah satu keadaan yang paling rentan dan krusial bagi seorang wanita. Karena itu, kondisi selama atau pun sebelum hamil harus dipersiapkan dengan baik agar tidak sampai jatuh sakit apalagi sampai terkena komplikasi. Untuk meminimalisir hal tersebut, ada beberapa test yang mesti Sobat Bidan jalani sebelum memutuskan untuk hamil. Apa saja test tersebut? Simak ulasan ini sampai selesai, ya.

1. Tes darah untuk mendeteksi adanya penyakit genetik

Tes darah sebelum hamil banyak sekali tujuan maupun manfaatnya. Misal bagi ibu yang belum tahu golongan darahnya, dengan tes darah jadi tahu. Selain itu, tes darah ini lebih penting lagi sebagai pengecek adanya penyakit genetik atau tidak. Contoh penyakit genetik seperti Tay Sachs (kondisi yang menghancurkan sel-sel dalam tubuh), sel sabit (keadaan tidak adanya sel darah merah yang mengantarkan oksigen dalam tubuh), dan lain-lain. 

Apabila penyakit genetik ini sudah dideteksi sejak sebelum hamil, tentunya akan mencegah risiko penularan selama kehamilan. Wanita yang diketahui mengalami penyakit genetik dianjurkan untuk program bayi tabung supaya gen embrionya bisa dites lebih dulu.

2. Tes fungsi hormon tiroid

Masih dengan cara tes darah sederhana, tes ini berfungsi untuk mengetahui fungsi hormon tiroid. Hasilnya bisa jadi hipotroidisme, normal, ataupun hipertiroidisme. Hipotiroid adalah keadaan di mana tubuh memiliki hormon tiroid yang tidak cukup untuk perkembangan janin secara normal. Ini dapat berakibat hal yang sama bagi janin. Sedangkan hiper artinya tubuh memiliki hormon tiroid yang berlebihan. Ini juga berbahaya bagi janin karena hormon tersebut dapat masuk ke plasentanya dan membuat janin juga mengalami hipertiroidisme.

3. Pap Smear

Pap smear merupakan salah satu tes untuk mengecek adanya kanker serviks atau tidak di rahim wanita. Wanita yang sudah aktif berhubungan seksual lebih dari satu tahun, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pap smear untuk mendeteksi ada tidaknya kanker serviks. Bila ditemukan ada kelainan, maka dokter akan melakukan biopsi. Biopsi ini sebaiknya dilakukan sebelum hamil karena jika saat hamil dilakukan biopsi, ibu bisa mengalami nyeri atau kram yang hebat. 

4. Tes penyakit kelamin

Beberapa ahli medis menyarankan wanita untuk tes penyakit kelamin terlebih dahulu sebelum memutuskan hamil. Hal ini untuk mengetahui apakah ada penyakit kelamin yang diidap atau tidak, misalnya seperti klamidia atau bahkan HIV-Aids. Klamidia sendiri bisa menghambat proses pembuahan, jadi bila tahu sebelum hamil, maka bisa diobati terlebih dahulu. HIV tentu sangat berbahaya karena akan menular ke bayi selama proses hamil, jadi sebelum hamil tentu harus tahu dulu mengenai status ini.

5. Tes gula darah

Mengetahui kadar gula darah bagi wanita yang tidak menderita diabetes penting dilakukan sebelum hamil. Apalagi wanita yang punya diabetes, hal ini tentu menjadi kewajiban. Diabetes dapat menyebabkan komplikasi selama kehamilan, yaitu dapat menyebabkan bayi lahir dengan kdar gula darah yang rendah, bayi besar, bahkan kematian.

Persiapkan kehamilan Anda sebaik mungkin
Nah, itu dia Sobat Bidan, beberapa tes yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum memutuskan mengikuti program hamil. Semuanya demi kebaikan dan kesehatan ibu beserta janinnya. Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,

Bidan Ayu

Pic by : Pexels.com

No comments:

Post a Comment