Premenstrual Sindrom Ada Tipe-Tipenya, lho! Sobat Bidan Termasuk yang Mana?

Selamat siang, Sobat Bidan!

Pramenstruasi?
Tentunya kita sudah akrab sekali dengan istilah premenstrual sindrom atau PMS, kan? Sesuai namanya, premenstrual ini merupakan sekumpulan keluhan fisik maupun emosional yang dialami oleh wanita menjelang menstruasi. 

PMS ini biasanya dimulai pada fase luteal (sekitar hari ketujuh dan kesepuluh sebelum mens) dan berlangsung 7-14 hari sebelum menstruasi dan akan hilang setelah menstruasi selesai. Masa dan gejala PMS ini akan berbeda-beda pada setiap wanita.

Apa sih, penyebab PMS?

Premenstrual sindrom bisa disebabkan karena dua hal berikut :

  • Adanya ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Karena pada masa-masa menjelang mens kedua hormon ini akan mengalami peningkatan sehingga akan berpengaruh pada kondisi psikis atau fisik seorang wanita.
  • Faktor psikis. Ini terjadi pada wanita yang merasa menstruasi sebagai beban atau ketidaknyamanan sehingga tanpa dia sadari, reaksi bawah sadarnya menolak keadaan tersebut dan menjadi suatu keluhan PMS.
Tipe dan gejala Premenstrual Sindrom
  • PMS tipe A (Axiety). PMS tipe ini berhubungan dengan keadaan emosional yang jadi tidak stabil. Gejalanya seperti ditandai dengan rasa cemas, sensitif, saraf tegang, tiba-tiba marah, perasaan labil dan depresi ringan.
  • PMS tipe H (Hyperhidration). PMS tipe H berkaitan dengan cairan yang berlebih di dalam tubuh, sehingga menimbulkan gejala seperti edema (pembengkakan) pada perut, nyeri pada payudara, tangan, kaki dan adanya peningkatan berat badan.
  • PMS tipe C (Craving). Wanita yang mengalami premenstrual sindrom tipe C biasanya mudah sekali lapar, maka dapat timbul gejala seperti ingin makan yang manis-manis, ngemil, dan berkunang-kunang karena kekurangan gula di dalam tubuh.
  • PMS tipe D (Depresion). Tipe ini sama seperti tipe A, berkaitan dengan keadaan emosional, tapi lebih berat dari tipe A tadi. Tanda gejalanya yaitu seperti rasa depresi, ingin menangis, lemah, pelupa, bingung, insomnia, dan sulit berkata-kata.
Depresi merupakan salah satu gejala PMS
Selain keempat tipe dan gejala di atas, masih banyak juga gejala PMS yang lain, seperti :
  • Pada saluran pencernaan misalnya perut mendadak kembung dan mual
  • Otot dan sendi, seperti sakit pada persendian, sakit pinggang dan pembengkakan sendi, sakit otot, serta leher terasa pegal
  • Pada kulit, ditandai dengan munculnya jerawat, bercak-bercak merah, dan lainnya
  • Psikologis, biasanya seorang wanita akan linglung dan tidak fokus, mudah mengalami kecelakaan, pemarah, gelisah, kurang percaya diri, panik, paranoid, dsb
Bisakah PMS dicegah?

Mencegah atau menghilangkan sama sekali mungkin tidak bisa, karena PMS merupakan siklus tubuh yang bersifat hormonal. Tapi, kita bisa mengurangi gejala PMS ini, dengan cara :
  • Perhatikan konsumsi makanan. Makanlah makanan yang mengandung karbohidrat, mineral, dan kalsium. Perbanyak juga minum air putih antara 6-8 gelas per harinya. Batasi konsumsi kafein dan hindari alkohol tentunya
  • Olahraga secara teratur agar sistem metabolisme tubuh berjalan dengan baik
  • Relaksasi dengan cara yang disukai
  • Lakukanlah pemijatan 
  • Terima menstruasi sebagai siklus dan gaya hidup yang memang tidak bisa dihindari
  • Rencanakan agenda kegiatan per hari
  • Sedia obat di rumah
Olahraga dapat mengurangi gejala PMS
Nah, itu dia seputar premenstrual sindrom yang selalu mengusik wanita setiap bulannya. Jadi, Sobat Bidan termasuk yang tipe apa? Share di kolom komentar, ya!

Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,

Bidan Ayu

(Jika ada pertanyaan, kritik atau saran silakan tinggalkan di kolom komentar).

Pic by : Pixabay

No comments:

Post a Comment