Macam-Macam dan Komponen di Dalam ASI yang Harus Sobat Bidan Tahu

Selamat siang, Sobat Bidan!



Seperti yang kita ketahui, ASI merupakan asupan yang sangat penting bagi bayi, utamanya pada bayi baru lahir. Manfaat pemberian ASI bagi bayi sudah pernah kita bahas di sini, ya. Sedangkan manfaat pemberian ASI bagi ibu sudah pernah kita bahas juga di sini.

Kalau macam-macam ASI dan apa saja komponen yang terkandung di dalamnya, Sobat Bidan sudah tahu belum? Nah, pada postingan kali ini kita akan membahas kedua hal tersebut. Simak sampai habis, ya!

1.     1.  Macam-macam ASI

ASI terbagi menjadi tiga macam, yaitu :
  • Kolostrum. Ini merupakan cairan kental yang berwarna kekuningan dan disekresi pertama kali oleh kelenjar payudara. Kolostrum lebih banyak mengandung protein (gamma globulin) dan mulai diproduksi pada minggu ke-16 kehamilan. Kolostrum biasanya keluar antara 1-3 hari pasca melahirkan.
  • ASI masa transisi. Merupakan ASI yang keluar pada hari ke-4 sampai 10 setelah persalinan. Kadar protein pada ASI ini makin rendah, namun kadar karbohidrat, lemak, dan volumenya semakin meningkat
  •  ASI matur.  Merupakan cairan berwarna putih kekuningan yang berasal dari Ca-kasein, riboflavin, dan karoten. ASI matur keluar mulai hari ke-10 dan seterusnya.


2.       2. Komposisi kandungan gizi dalam ASI

Kandungan
Kolostrum
ASI Masa Transisi
ASI Matur
Energi (kg ka)
67,0
63,0
65,0
Laktosa (gr/100ml)
6,5
6,7
7,0
Lemak (gr/100 ml)
2,9
3,6
3,8
Protein (gr/100 ml)
1,195
0,965
1,324
Mineral (gr/100 ml)
0,3
0,3
0,2
Ig A (mg/100 ml)
335,9
-
119,6
Ig G (mg/100 ml)
5,9
-
2,9
Ig M (mg/100 ml)
17,1
-
2,9
Lisosim
14,2 -16,4
-
14,3 – 27,5
Laktoferin
420 - 520
-
250 -270

3.      3.  Komponen unggulan dalam ASI
  •       Faktor bifidus, berperan untuk mendukung pertumbuhan bakteri yang menguntungkan di dalam usus bayi dan mencegah bakteri jahat

  •       Laktoferin, berfungsi untuk mengikat zat besi di dalam ASI sehingga tidak digunakan bakteri patogen yang merugikan
  •       Laktoperoidase, berguna untuk membunuh bakteri-bakteri patogen

  •       Faktor antistafilkokus, berfungsi untuk menghambat pertumbuhan stafilokokus patogen

  •       Sel-sel fagosit, berguna untuk memakan bakteri-bakteri patogen

  •       Sel limfosit dan makrofag, bertugas untuk mengeluarkan antibodi dan meningkatkan imunitas tubuh bayi

  •       Lisosim, berfungsi untuk membantu mencegah masuknya bakteri penyakit

  •       Interveron, berfungsi untuk menghambat tumbuhnya virus

  •       Faktor pertumbuhan epidermis, berguna untuk membantu pertumbuhan selaput usus bayi untuk menghindari zar-zat merugikan yang masuk ke peredaran darah  bayi


Nah, itu dia Sobat Bidan, macam-macam ASI berikut komponen-komponennya. Jadi, sudah tidak ada lagi alasan untuk tidak memberi ASI pada si kecil, kan? Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,

Bidan Ayu

(Jika ada pertanyaan, kritik, atau saran silakan tinggalkan di kolom komentar)


Pic by : Pixabay

No comments:

Post a Comment