Was-Was Karena Mengalami Gangguan Menstruasi? Ini Dia Klasifikasi dan Penyebabnya, Sobat Bidan yang Nomor Berapa?

Selamat siang, Sobat Bidan!

Macam-macam gangguan haid dan penyebabnya

Menstruasi adalah hal normal yang akan dialami setiap wanita ketika ia sudah mencapai masa pubertas. Normalnya, dalam satu bulan seorang wanita akan mendapatkan menstruasi satu kali. Namun, ada lho, wainta-wanita yang bisa lebih dari satu kali menstruasi dalam sebulan. Bahkan, yang siklus menstruasinya dua bulan sekali juga ada.

Apakah itu merupakan suatu ketidaknormalan? Bisa dikatakan begitu, tergantung apa penyebabnya. Nah, kali ini kita akan membahas tentang klasifikasi gangguan menstruasi dan penyebab-penyebabnya. Sudah siap? Mari simak ulasan berikut ini :

1. Hipermenorea

Sesuai dengan istilahnya, hipermenorea berarti perdarahan yang berlebihan. Pada kasus ini siklus menstruasi Sobat Bidan teratur seperti biasa, misalnya dengan jarak 22 hari setiap bulan. Tapi, pada menstruasi kali ini, Sobat Bidan mengeluarkan darah yang lebih banyak dari biasanya (lebih dari 80 cc). Selain itu, mens yang biasanya paling lama hanya tujuh hari saja, kali ini sampai lebih dari delapan hari.

Sobat Bidan pernah mengalaminya? Jika iya, itulah yang disebut dengan hipermenorea. Apa penyebab dari hipermenorea ini? Bila baru sekali terjadi, bisa saja karena ada infeksi, endometriosis, atau salpingitis.

Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim. Bila mengalami ini, Sobat Bidan biasanya akan merasakan nyeri perut yang sangat hebat. Sedangkan salpingitis adalah radang yang terjadi di saluran tuba falopii. Biasanya, penderita salpingitis akan merasakan nyeri saat berhubungan seksual.
Waspadai nyeri perut bagian bawah

2. Hipomenorea

Nah, yang satu ini adalah kebalikan dari hipermenorea. Apabila Sobat Bidan mengalami menstruasi yang pendek dibanding biasanya dengan jumlah darah yang sedikit, bisa dipastikan bahwa Sobat Bidan mengalami hipomenorea. Misalnya saja, menstruasi sudah berhenti padahal baru tiga hari atau kurang dari itu, padahal siklusnya normal. 

Lalu, apa penyebab hipomenorea ini? Bisa saja dikarenakan oleh miomektomi, gangguan hormon, atau bahkan karena kurang gizi. Miomektomi adalah pembedahan yang dilakukan untuk mengambil fibroid atau tumor jinak yang tumbuh di dalam rahim. Sedangkan kurang gizi bisa disebabkan karena diet yang ketat. Ayo, diingat-ingat lagi ya, bagaimana asupan gizi Sobat Bidan sebulan ini sampai bisa tejadi hipomenorea.

3.  Polimenorea

Gangguan menstruasi yang berikutnya adalah polimenorea. Jika hiper dan hipomenorea bermasalah pada jumlah darah, yang jadi masalah dalam polimenorea ini adalah siklusnya. Polimenorea adalah siklus menstruasi yang lebih pendek dari biasanya (kurang dari 21 hari) dengan jumlah darah biasa (tidak terlalu banyak atau sedikit).

Sobat Bidan pernah mengalami dua kali menstruasi dalam satu bulan? Nah, itulah yang disebut polimenorea. Apa penyebabnya? Ini dibagi menjadi dua, yaitu :

a. Bila siklusnya pendek tapi teratur

Jika dari pertama kali menstruasi Sobat Bidan sudah mendapat dua kali mens dalam sebulan, bisa jadi penyebabnya karena stadium proliferasi pendek, stadium sekresi pendek, atau kedua-duanya pendek. 

Stadium proliferasi adalah tumbuhnya endometrium setelah fase akhir menstruasi. Dalam stadium ini, endometrium (dinding rahim) mempersiapkan dirinya untuk ditempeli hasil konsepsi. Nah, apabila tidak ada pembuahan, artinya tidak ada hasil konsepsi yang menempel, maka akan luruhlah endometrium tersebut (menstruasi).

Sedangkan stadium sekresi adalah fase yang terjadi setelah ovulasi (keluarnya sel ovum dari ovarium), di mana hormon progesteron sedang banyak-banyaknya untuk mempersiapkan endometrium menjadi lebih matang.

Siklus menstruasi
Nah, kedua stadium ini normalnya terjadi antara 14-28 hari. Pada penderita polimenorea, salah satu stadium atau mungkin dua-duanya, siklusnya lebih pendek dari itu.

b. Bila siklus semula normal berubah jadi pendek

Kalau seperti ini, penyebabnya karena terjadi pemendekan stadium sekresi karena corpus luteum cepat mati. Corpus luteum adalah apa yang tersisa dari folikel setelah terjadi ovulasi. Jadi, setiap folikel mengandul sel telur. Namun, biasanya hanya akan ada satu sel telur yang matang dan siap untuk ovulasi. Nah, saat ovulasi terjadi, folikel ini akan pecah dan mengeluarkan sel telur tadi. Sisa-sisa dari folikel inilah yang disebut Corpus Luteum.

Normalnya, Corpus Luteum akan bertahan antara 12-14 hari. Namun, pada penderita polimenorea, Corpus Luteum akan mati sebelum mencapai hari tersebut. Ini biasanya terjadi di masa klimakterium (pra-menopause).

4. Oligomenorea

Oligomenorea adalah gangguan menstruasi dengan siklus mens yang panjang (lebih dari 35 hari). Siklus menstruasi yang normal bagi wanita adalah antara 21-35 hari. Apa penyebab dari oligomenorea ini?

a. Oligomenorea yang menetap 

Kebalikan dari polimenorea yang mengalami pemendekan stadium proliferasi dan ekskresi, maka pada kasus ini adalah terjadi pemanjangan antara kedua stadium tersebut. Bisa salah satunya, bisa juga dua-duanya.

Bila dari pertama menstruasi Sobat Bidan sudah mengalami oligomenorea, maka kemungkinan besar itulah penyebabnya.

b. Bila siklus normal berubah menjadi oligomenorea

Berbeda kasus jika mendadak ada perubahan siklus. Ini bisa saja disebabkan karena pengaruh psikis. Misal mengalami tekanan atau stres berlebihan dan kelelahan. Selain itu, penyakit TBC juga bisa menyebabkan perubahan siklus ini.

5. Amenorea

Gangguan menstruasi berikutnya adalah amenorea atau keadaan tidak datangnya menstruasi selama  tiga bulan berturut-turut. Amenorea dibagi menjadi dua jenis, yaitu amenorea primer (tidak datang mens sampai usia 18 tahun) dan amenorea sekunder (mens tiba-tiba berhenti selama tiga bulan berturut-turut).

Penyebabnya bisa karena keadaan fisiologis, misalnya karena hamil, menyusui, atau menopause. Bisa juga karena gangguan hipotalamus yang mempengaruhi ovarium. Selain itu, kelainan konginetal seperti himen impervorata (selaput dara tidak berlubang) dan gangguan hormon juga bisa menjadi penyebab amenorea.

Himen imperforata

Nah, itu dia Sobat Bidan, kelima klasifikasi gangguan menstruasi dan penyebabnya. Apabila Sobat Bidan mengalami satu dari kelima penjelasan di atas, alangkah baiknya untuk segera memeriksakan diri ke faskes terdekat. Semoga postingan ini bermanfaat, ya!

Salam sayang,

Bidan Ayu

(Bila ada pertanyaan, kritik atau saran silakan tinggalkan di kolom komentar).

Pic by : Pixabay.com

No comments:

Post a Comment