Sudah Tahu Belum? Penularan HIV dari Ibu ke Bayi Bisa Dicegah lho, Sobat Bidan

Selamat siang, Sobat Bidan!
Selamat memperingati hari HIV-Aids sedunia!

Can we stop HIV?
HIV-Aids masih menjadi momok yang sangat menakutkan bagi kita semua, ya. Virus ini perlahan tapi pasti akan menggerogoti sistem imun tubuh dan membuat penderitanya 'mati pelan-pelan.' Semua orang berisiko menderita virus ini, karenanya kita harus benar-benar menjaga diri darinya. Cara yang sudah sangat dikenal adalah dengan tidak gonta-ganti pasangan, setia pada satu pasangan, memakai kondom, hati-hati saat menggunakan jarum suntik, dan jauhi narkoba.

Tak hanya menyerang orang dewasa, virus HIV juga bisa menyerang bayi. Ibu dengan HIV, 80% akan melahirkan bayi dengan infeksi HIV juga karena penularannya pada saat kehamilan, persalinan, bahkan saat menyusui. Miris sekali, bukan? Namun, sekarang sudah ditemukan cara dan pengobatan untuk mencegah janin tertular infeksi HIV dari ibu yang positif HIV sejak masih dalam kandungan.

Bagaimana caranya? Simak sampai habis, ya.

Yang pertama, bila dari hamil si ibu sudah ketahuan positif HIV, maka selama kehamilan dia wajib mengkonsumsi ARV. ARV ini berfungsi untuk mengurangi risiko bayi tertular virus HIV juga. Kemudian setelah bayi lahir, akan segera dilakukan upaya pencegahan penularan, yaitu dengan memberi profilaksis ARV pada bayi sampai 6 minggu. Tentunya, ibu juga masih harus terus mengkonsumsi ARV.

Hal ini dikarenakan, seorang bayi belum bisa diperiksa apakah ia tertular HIV atau tidak sebelum lebih dari 6 minggu. Jadi, selama itu bayi harus diberi profilaksis. Setelah berumur 6 minggu bayi akan diperiksa menggunakan PCR yang disebut early infant diagnosis. Apabila hasil pemeriksaan ini menunjukkan bayi negatif ARV, maka penggunaan profilaksis ARV akan dihentikan. Bayi sudah bisa diimunisasi seperti biasa.

Selamatkan si kecil dari HIV
Tapi, pemeriksaan akan terus berlanjut sampai usia bayi mencapai 18 bulan, dengan jadwal empat minggu sekali diperiksa. Bila sudah berumur 18 bulan dan hasilnya adalah negatif HIV, berarti bayi tersebut bebas dari virus ini. Karena di umur yang sudah mencapai 18 bulan, sistem imun di tubuh bayi sudah bekerja secata sempurna.

Itu dia, Sobat Bidan, cara pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi. Sobat Bidan bisa memberitahukan informasi ini pada mereka yang terinfeksi HIV dan sedang mengandung. Ingat, kita hanya harus menjauhi penyakitnya, bukan menjauhi orangnya!

Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,

Bidan Ayu

(Jika ada pertanyaan, kritik, dan saran silakan tinggalkan di kolom komentar)

Pic by :
Pixabay

No comments:

Post a Comment