Nyeri Perut Saat Menstruasi, Normal Nggak Sih?

Selamat siang, Sobat Bidan!

Dismenorea
Adakah yang sering mengalami nyeri perut saat menstruasi? Rasanya perut seperti diremas-remas dan sakit sekali. Hal ini tentu akan mengganggu aktivitas kita, ya. Dalam dunia kesehatan, ini disebut dismenorea.

Dismenorea sebenarnya adalah hal yang normal, selama nyeri tersebut tidak menimbulkan kegawatan yang bisa jadi fatal. Namun, ada juga dismenorea yang menjadi petunjuk adanya ketidaknormalan pada rahim seperti adanya penyakit dalam rahim. Pada postingan kali ini kita akan membahas tentang dismenorea tersebut, ya.

Apa itu dismenorea?

Dismenorea merupakan rasa nyeri kram pada bagian bawah perut sebelum atau selama periode haid yang demikian hebatnya sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari dan membuat wanita harus istirahat.

Ada dua macam dismenorea, yaitu :

1. Dismenorea primer
  • Adalah nyeri menstruasi tanpa adanya kelainan ginekologi yang nyata
  • Terjadi beberapa waktu setelah menarche (mens pertama), biasanya setelah 12 bulan atau lebih karena siklus di awal-awal mens biasanya tidak disertai rasa sakit
  • Nyeri sering terasa sebagai kejang rahim
  • Nyeri mulai timbul sebelum menstruasi dan meningkat pada hari pertama atau kedua
  • Pemeriksaan pelvik (rahim) normal
  • Biasanya disertai muntah, diare, kelelahan, dan sakit kepala
Faktor-faktor yang mempengaruhi dismenorea primer antara lain :

  • Faktor kejiwaan, bisa terjadi pada gadis remaja yang kondisi emosionalnya tidak stabil dan tidak mendapat penerangan yang jelas tentang menstruasi. Hal ini juga bisa menyebabkan insomnia
  • Faktor konstitusi, erat kaitannya dengan faktor kejiwaan tadi. Biasanya terjadi karena adanya penyakit menahun
  • Faktor endokrin. Hal ini disebabkan karena rahim berkontraksi berlebihan karena pada masa sekresi endometrium menghasilkan prostaglandin alfa 12 yang menyebabkan otot polos berkontraksi
  • Faktor alergi. Ini berhubungan dengan migrain atau asma bronkiale

Pengobatan

Dismenorea primer bisa diobati dengan anti-prostaglandin, atau dari golongan NSAID seperti aspirin, ibu profen dan asam mefenamat. Akan lebih manjur bila diminum sebelum nyeri perut tersebut datang.

2. Dismenorea sekunder
  • Adalah nyeri perut yang sering kali dikaitkan dengan adanya kelainan pada pelvik
  • Biasanya disebabkan oleh endometriosis (endometrium yang tumbuh di luar rahim), penyakit radang pelvis, neoplasma ovarium atau uterus, juga polip uterus
  • Bisa juga disebabkan oleh kontrasepsi IUD (spiral)
  • Nyeri perut terasa terus-menerus, dimulai saat haid dan meningkat bersamaan dengan keluarnya darah
  • Penderita merasakan sakit yang hebat bahkan bisa sampai pingsan
  • Lebih jarang ditemukan dan terjadi sekitar 25% pada wanita
  • Pengobatan harus ditujukan untuk mengobati penyakit yang menjadi penyebabnya
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri perut pada saat menstruasi :
  • Kompres bagian yang terasa kram dengan botol yang diisi air panas atau hangat
  • Mandi air hangat, boleh juga ditambah dengan aroma terapi untuk menenangkan diri
  • Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi seperti susu
  • Lakukan posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah
  • Tarik napas dalam-dalam dan keluarkan secara perlahan sebagai proses relaksasi
Relaksasi diri bisa mengurangi dismenorea
Nah, itu dia Sobat Bidan, macam-macam dismenorea dan penyebabnya. Jadi, sekarang sudah bisa mengidentifikasi bukan, dismenorea Sobat Bidan termasuk yang mana?

Salam sayang,

Bidan Ayu

(Jika ada pertanyaan, kritik atau saran silakan tinggalkan di kolom komentar)

Pic by : Pixabay

No comments:

Post a Comment