Mengenal Lebih Dalam PD3I Pada Bayi Beserta Tanda Gejalanya

Selamat siang, Sobat Bidan!

Yuk, imunisasi!
Neonatus (bayi baru lahir dari usia 0-28 hari) masih sangat rentan terhadap berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit. Karena itulah, penting bagi bayi untuk mendapat imunisasi dasar. Alasannya, karena ada beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi.

Ini disebut dengan PD3I atau Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi. Sobat Bidan sudah tahu, apa saja penyakit itu? Bagaimana tanda dan gejala yang terjadi pada bayi jika terserang penyakit tersebut? Simak ulasan ini, yuk!

1. Tuberkulosis (TBC)

Penyakit ini cukup sering terjadi pada bayi. Penyebabnya adalah virus Mycobacterium Tuberculosa. Untuk mencegah TBC, imunisasi yang dibutuhkan bayi adalah imunisasi BCG yang diberikan saat umur bayi kurang dari atau sama dengan dua bulan.

Tanda gejala bayi yang terkena tuberkulosis antara lain :

  • Badan lemah
  • BB menurun
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Batuk terus-menerus
  • Nyeri dada
  • Batuk kadang disertai darah
2. Poliomyelitis

Poliomyelitis atau dikenal dengan istilah polio disebabkan oleh virus bernama Polio. Penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi polio yang diberikan pada saat bayi baru lahir, kemudian dilanjutkan pada usia 2-3 bulan sesuai jadwal imunisasi dasar.

Tanda bayi yang terkena polio, antara lain :
  • Lumpuh layu akut
  • Demam dan nyeri otot
  • Terjadi pada anak berusia kurang dari 15 tahun
3. Difteri

Difteri adalah infeksi bakteri yang menyerang selaput lendir dan tenggorokan, juga kulit yang biasanya terjadi pada anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh Corynebacterium Diphtheriae. Difteri bisa dicegah dengan imunisasi DPT. Imunisasi ini diberikan pertama kali saat bayi berumur dua bulan, kemudian dilanjutkan dengan interval tiap 4 minggu sekali. 

Imunisasi dapat mencegah penyakit
Gejala dan tandanya, adalah sebagai berikut :
  • Gelisah
  • Aktivitas anak menurun
  • Radang tenggorokan
  • Nafsu makan berkurang atau hilang sama sekali
  • Demam ringan
  • Dalam 2-3 hari timbul selaput putih kebiru-biruan pada tenggorokan dan tonsil
4. Pertusis (Batuk Rejan)

Pertusis biasa dikenal sebagai batuk rejan atau batuk 100 hari tidak berhenti-berhenti. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Bordetella Pertusis. Imunisasi yang digunakan untuk mencegahnya adalah DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus).

Berikut tanda gejala bayi yang terkena pertusis :
  • Mata merah
  • Pilek
  • Bersin-bersin
  • Demam
  • Batuk ringan
  • Lama-lama batuk menjadi parah dan menimbulkan batuk menggigil yang cepat dan keras
5. Tetanus

Penyakit ini disebabkan oleh Clostridium Tetani. Pencegahannya dimulai dari suntik TT pada ibu sejak ibu hamil, juga imunisasi DPT pada bayi. Tanda gejala bayi yang terkena tetanus, antara lain :
  • Kaku otot pada rahang
  • Kaku pada leher
  • Kesulitan saat menelan
  • Otot perut kaku
  • Demam dan berkeringat
  • Bayi berhenti menetek pada hari ke-3 sampai dengan hari ke-28
  • Kejang hebat dan tubuh menjadi kaku
6. Campak

Penyakit ini disebabkan oleh virus Myxovirus Viridae Measles. Dapat dicegah dengan imunisasi campak yang diberikan pada bayi saat berusia 9 bulan. Untuk imunisasi campak, bayi harus dalam keadaan yang benar-benar sehat.

Tanda gejala penyakit campak :
  • Demam
  • Bercak kemerahan
  • Batuk, pilek
  • Mata merah (konjungtivitis)
  • Timbul ruam pada wajah dan leher hingga menyebar ke tangan, kaki, serta tubuh
7. Hepatitis B

Merupakan penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B. Imunisasi yang digunakan untuk mencegah penyakit ini adalah imunisasi hepatitis B yang diberikan saat bayi berumur 7 hari. Berikut adalah gejala hepatitis B pada anak :
  • Demam
  • Lemah, nafsu makan menurun
  • Warna urine (air pipis) seperti teh pekat
  • Warna feses menjadi pucat (dempul)
  • Mata dan kulit tampak kekuning-kuningan

Nah, itu dia Sobat Bidan, beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi. Jadi, jangan malas untuk mengimunisasikan si kecil, ya. Semoga postingan ini bermanfaat.

Salam sayang,

Bidan Ayu

(Jika ada pertanyaan, kritik atau saran silakan tinggalkan di kolom komentar).

Pic by : Pixabay

No comments:

Post a Comment