Untuk Sobat Bidan yang Telah Lama Menantikan Buah Hati, Sudah Melakukan ini?

Siang, Sobat Bidan!

Kehadiran buah hati di tengah keluarga merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu, ya. Setiap pasangan suami-istri pasti menantikan kehadiran si buah hati. Namun, tak jarang ada pasangan yang sepertinya kesulitan. Penantian panjang akan kedatangan buah hati menjadi ujian tersendiri bagi mereka. 

Adakah Sobat Bidan yang sedang mengalaminya? Apa saja upaya dan usaha yang sudah Sobat Bidan lakukan? Sejatinya, sebagai manusia kita diwajibkan untuk terus berikhtiar, tak terkecuali untuk kasus demikian. Berikut usaha-usaha yang bisa Sobat Bidan lakukan agar penantian akan kedatangan buah hati segera tertuntaskan.

1. Periksa ke dokter kandungan

Periksa diri ke dokter
Ya, langkah awal untuk menentukan solusi adalah tahu dulu apa penyebabnya. Sobat Bidan harus memeriksakan diri pada sang ahli dalam bidang ini, yaitu dokter Sp.Og (dokter kandungan). Mintalah untuk melakukan USG agar diketahui bagaimana kondisi rahim dan apakah ada penyakit di dalamnya.

Kemungkinan lamanya usaha untuk mendapatkan baby belum berhasil adalah adanya penyakit di dalam rahim, seperti kista, bekas operasi yang jadi luka parut, dan lain-lain. Penyakit semacam itu akan 'menutupi' jalannya sel sperma sehingga tidak mencapai pertemuannya dengan sel telur (konsepsi). Bisa juga karena bentuk rahim atau vagina yang abnormal sehingga menghambat proses konsepsi. 

Perlu dicatat, dalam masyarakat kita bahwa stigma 'mandul' masih saja ditujukan pada perempuan. Karenanya, ajak juga suami Sobat Bidan untuk memeriksakan diri. Biasanya, akan diperiksa sperma suami. Apakah ada ketidaknormalan seperti misalnya sperma terlalu sedikit, dan lain-lain. 

Setelah hasil pemeriksaan didapatkan, maka barulah tim medis akan memberi solusi atau pengobatan yang sesuai.

2. Terapkan pola hidup sehat

Yang satu ini jelas sangat berpengaruh, ya, Sobat Bidan. Untuk hal apa pun, sangatlah penting untuk menerapkan pola hidup sehat. Tidak berhasilnya konsepsi bisa jadi karena pola hidup yang amburadul. Misal karena terlalu sering makan junk food, istirahat kurang, olahraga kurang, merokok, mengonsumsi alkohol, dan sebagainya.

Tubuh yang sehat dan bugar akan menghindarkan diri dari penyakit. Aktivitas menjadi lancar dan bersemangat, tak terkecuali dengan aktivitas yang 'satu itu.' Lho, jangan salah, ya. Melakukan hubungan intim haruslah dalam keadaan yang sehat antara suami dan istri. Tak hanya fisik yang bugar, tapi pikiran pun juga harus fresh dan rileks. 

Karenanya, sangat penting untuk tidak stres baik dari pihak suami atau pun istri. Makanlah makanan bergizi dengan memperbanyak sayur dan buah. Tauge dipercaya baik untuk kesuburan, lho. 

Untuk menghindari stres, berilah waktu me-time untuk pasangan. Hal itu dapat membantunya menenangkan diri dan mengembalikan mood. Sedangkan untuk olahraga, pastikan Sobat Bidan melakukan aktivitas itu minimal tiga puluh menit per harinya. Semangat, ya.

3. Perhatikan kualitas hubungan

Yup, ini dia kesalahan lumayan yang mungkin dilakukan kebanyakan pasangan. Sobat Bidan, bukan hanya kuantitas yang menjadi tolok ukur berhasil tidaknya sebuah konsepsi, namun juga kualitasnya. Mau pasangan suami istri melakukan aktivitas intim setiap hari berkali-kali pun akan nihil hasilnya bila kualitas hubungan itu tidak baik.

Lalu, bagaimana kualitas berhubungan intim yang baik?

Pertama, lakukan dengan cinta, tanpa beban, tanpa stres, dengan mood yang baik. Sudah dijelaskan di atas, kan, bahwa kondisi tubuh yang tidak fit dan pikiran stres berpotensi gagal menghasilkan konsepsi. 

Kedua, lakukan dalam waktu yang pas. Kapan waktu yang pas dan tepat itu? Saat wanita ada dalam masa subur. Kapan masa subur wanita itu? Biasanya dalam jangka dua minggu pasca haid (dihitung dari hari pertama haid). Secara visual, masa subur ini ditandai dengan adanya lendir serviks (rahim) yang kental dan elastis. Bila keluar cairan keputihan dari kemaluan yang bisa direnggangkan antara jari telunjuk dan jari tengah tidak putus, itulah masa subur Sobat Bidan. 

Ketiga, lakukan dengan posisi yang tidak neko-neko. Apabila berkeinginan hamil, Sobat Bidan dianjurkan untuk melakukan hubungan dengan posisi yang tidak macam-macam. Posisi klasik seperti missionary, woman on top, atau doggy style adalah posisi yang dianjurkan. Posisi tersebut akan menghasilkan penetrasi yang pas bagi Sobat Bidan. Bagaimana, Sobat Bidan, gampang, kan?

4. Konsumsi asam folat

Selain tersedia dalam bentuk suplemen, asam folat dapat banyak sekali kita jumpai. Makanan yang mengandung asam folat tersedia dengan murah dan mudah di Indonesia, antara lain dalam sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan, dan berbagai macam buah seperti melon, pisang, dan lemon. Selain itu, makanan yang kaya akan asam folat juga bisa kita temui pada roti, sereal, dan jus.

Bahan makanan yang mengandung asam folat
Kenapa sih, dianjurkan mengonsumsi asam folat? Asam folat merupakan vitamin B kompleks yang larut dalam air. Zat ini berfungsi untuk berjalannya proses pembentukan sel-sel tubuh, mencegah anemia, dan mencegah bayi lahir cacat untuk ibu hamil.

Kebutuhan asam folat ini juga relatif, berbeda antara wanita dan pria, tergantung dari individu masing-masing. Biasanya, untuk kebutuhan sehari-hari dibutuhkan sekitar 400 mikogram asam folat, sedang ibu hamil butuh hingga 500 mikogram. 

Lalu, kenapa asam folat penting diminum sejak sebelum kehamilan? Karena fungsi asam folat yang berguna untuk memproduksi dan memperbaiki sel, serta untuk menstabilkan fungsi DNA. Asam folat selain dapat mencegah anemia juga dapat membantu memperbaiki gizi kita, Sobat Bidan. Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, dianjurkan untuk istri mulai mengonsumsi asam folat sejak satu bulan sebelum konsepsi. 

Hal ini dapat membantu persiapan tubuh Sobat Bidan menjadi lebih baik saat rahim sudah siap ditempati janin.

5. Rencanakan program hamil

Bila sudah demikian rindu menimang buah hati, tidak ada salahnya Sobat Bidan melakukan langkah ini, yaitu menjalani program hamil. Ini bisa saja menyakitkan dan menguras kantong, namun itu akan terbayar lunas saat programnya berhasil, kan? Jadi, lekas temui dokter kandungan yang Sobat Bidan percaya untuk melakukan program hamil tersebut. 

6. Berdoa tanpa putus

Tidak ada sesuatu di dunia yang bisa mematahkan kekuatan doa. Sobat Bidan percaya pada statement itu? Ya, benar adanya. Setelah semua usaha dilakukan, hal yang tidak boleh putus adalah berdoa. Vonis seburuk apa pun dari dokter bisa dengan mudah dipatahkan bila Tuhan sudah berkehendak. Jangan lupa minta doa juga pada sanak saudara dan teman-teman, agar semakin banyak doa yang tercurah untuk Sobat Bidan.

Nah, itu dia enam hal yang bisa Sobat Bidan lakukan untuk mengisi masa-masa penantian sang buah hati. Semangat, ya, terus berikhtiar dan jangan pernah lupa untuk berbahagia!

Salam Sayang,

Bidan Ayu

(Apabila ada pertanyaan, kritik atau saran silakan tinggalkan di kolom komentar. Terima kasih :))

 Pic by : Pixabay

No comments:

Post a Comment