Search This Blog

Makanan dan Minuman Ini Bisa Menyebabkan Keguguran, Bumil Harus Tahu

/ October 05, 2019
Ada beberapa makanan dan minuman yang perlu dihindari ibu hamil. Apa saja?


Selamat siang, Sobat Bidan!

Tentu pernah ya, Sobat Bidan mendengar selentingan yang mengatakan bahwa makanan atau minuman tertentu bisa menyebabkan keguguran. Nyatanya, hal tersebut memang bukan mitos semata, lho! 

Memang ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari jika Sobat Bidan sedang hamil. Karena ya itu tadi, kandungan di dalam makanan serta minuman ini bisa menjadi pemicu abortus.

Makanan dan minuman apa saja, sih, memangnya? Simak postingan ini sampai selesai, ya!

Daging Setengah Matang

Bagi penggemar masakan yang dagingnya cenderung mentah atau setengah matang, sebaiknya hindari saat hamil. Mengonsumsi daging setengah matang bisa menyebabkan Sobat Bidan rentan terkena toksoplasma karena bakteri tersebut banyak sekali terkandung dalam daging mentah. Ini bisa menyebabkan keguguran, bahkan komplikasi serius pada janin.

Hindari daging setengah matang

Telur Setengah Matang

Telur mentah atau setengah matang mengandung banyak bakteri Salmonella. Jika dimakan oleh seorang ibu hamil, bisa berakibat pada keguguran atau pun kelahiran prematur. Jangan makan makanan yang di dalamnya ada telur mentah atau setengah matang ini, ya!

Nanas

Kalau untuk buah yang satu ini pasti Sobat Bidan sudah sering mendengarnya, ya. Benar, mengonsumsi nanas berlebihan saat hamil memang tidak dianjurkan. Kenapa? Karena buah ini mengandung enzim bromelain yang bisa memicu kontraksi dan melunakkan leher rahim.

Meski sampai saat ini masih dilakukan penelitian lebih lanjut, tapi memakan nanas berlebihan sebaiknya tidak dilakukan. Secukupnya saja ya, Sobat Bidan!

Pepaya Mentah

Papaya, Fruit, Cut In Half, Cut, Vitamins, Eat
Jangan makan pepaya mentah
Mungkin pepaya mentah enak sekali jika dicocol dengan bumbu lutis, apalagi untuk ibu hamil. Sayangnya, kandungan lateks atau getah yang ada di dalam buah ini membuat bumil tidak boleh mengonsumsinya banyak-banyak.

Lateks tersebut disinyalir bisa memicu kontraksi. Meski penelitiannya juga masih dilakukan lebih lanjut, tapi tak ada salahnya berhati-hati, ya!

Kafein

Untuk minuman apa pun yang mengandung kafein di dalamnya, bolehkah diminum oleh ibu hamil? Hmm, kita sudah pernah membahasnya di postingan Minum Kopi untuk Bumil, AmankahYuk, dibaca lagi!

Alkohol

Baik dalam kondisi tidak hamil pun, minuman keras atau beralkohol memang tidak memberikan efek yang bagus. Apalagi jika meminumnya saat hamil? Wah, risiko keguguran, meninggalnya janin dalam kandungan siap mengancam. Jangan berani-berani mencobanya.

Seafood Mentah

Sushi, Japanese, Asian, Food, Raw, Sashimi, Fresh, Roll
Hindari seafood mentah
Penggemar sushi sebaiknya stop dulu selama hamil. Seafood mentah atau setengah matang yang terkandung di dalamnya bisa menyebabkan keguguran, risiko prematur, cacat janin, dan risiko berbahaya lainnya.

Pasalnya, di dalam seafood mentah terdapat bakteri seperti Norovirus, Salmonela, dan Listeria yang sangat berbahaya.

Makanan Mengandung Listeria

Bakteri Listeria yang ada di dalam makanan bisa menembus masuk ke dalam kantung ketuban dan menginfeksi janin. Akibatnya, bisa terjadi keguguran, janin meninggal, kelainan bawaan, juga kelahiran prematur.

Makanan yang mengandung bakteri ini antara lain olahan daging mentah, salmon asap, susu mentah, irisan daging di sandwich yang tidak matang, juga sayuran yang tidak dicuci sampai bersih. Hati-hati ya, Sobat Bidan!

Nah, itu dia beberapa makanan dan minuman yang bisa menjadi pemicu keguguran. Jangan sembarangan makan, dan selalu cari tahu dulu apa pengaruh makanan atau minuman bagi janin. Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,




Ada beberapa makanan dan minuman yang perlu dihindari ibu hamil. Apa saja?


Selamat siang, Sobat Bidan!

Tentu pernah ya, Sobat Bidan mendengar selentingan yang mengatakan bahwa makanan atau minuman tertentu bisa menyebabkan keguguran. Nyatanya, hal tersebut memang bukan mitos semata, lho! 

Memang ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari jika Sobat Bidan sedang hamil. Karena ya itu tadi, kandungan di dalam makanan serta minuman ini bisa menjadi pemicu abortus.

Makanan dan minuman apa saja, sih, memangnya? Simak postingan ini sampai selesai, ya!

Daging Setengah Matang

Bagi penggemar masakan yang dagingnya cenderung mentah atau setengah matang, sebaiknya hindari saat hamil. Mengonsumsi daging setengah matang bisa menyebabkan Sobat Bidan rentan terkena toksoplasma karena bakteri tersebut banyak sekali terkandung dalam daging mentah. Ini bisa menyebabkan keguguran, bahkan komplikasi serius pada janin.

Hindari daging setengah matang

Telur Setengah Matang

Telur mentah atau setengah matang mengandung banyak bakteri Salmonella. Jika dimakan oleh seorang ibu hamil, bisa berakibat pada keguguran atau pun kelahiran prematur. Jangan makan makanan yang di dalamnya ada telur mentah atau setengah matang ini, ya!

Nanas

Kalau untuk buah yang satu ini pasti Sobat Bidan sudah sering mendengarnya, ya. Benar, mengonsumsi nanas berlebihan saat hamil memang tidak dianjurkan. Kenapa? Karena buah ini mengandung enzim bromelain yang bisa memicu kontraksi dan melunakkan leher rahim.

Meski sampai saat ini masih dilakukan penelitian lebih lanjut, tapi memakan nanas berlebihan sebaiknya tidak dilakukan. Secukupnya saja ya, Sobat Bidan!

Pepaya Mentah

Papaya, Fruit, Cut In Half, Cut, Vitamins, Eat
Jangan makan pepaya mentah
Mungkin pepaya mentah enak sekali jika dicocol dengan bumbu lutis, apalagi untuk ibu hamil. Sayangnya, kandungan lateks atau getah yang ada di dalam buah ini membuat bumil tidak boleh mengonsumsinya banyak-banyak.

Lateks tersebut disinyalir bisa memicu kontraksi. Meski penelitiannya juga masih dilakukan lebih lanjut, tapi tak ada salahnya berhati-hati, ya!

Kafein

Untuk minuman apa pun yang mengandung kafein di dalamnya, bolehkah diminum oleh ibu hamil? Hmm, kita sudah pernah membahasnya di postingan Minum Kopi untuk Bumil, AmankahYuk, dibaca lagi!

Alkohol

Baik dalam kondisi tidak hamil pun, minuman keras atau beralkohol memang tidak memberikan efek yang bagus. Apalagi jika meminumnya saat hamil? Wah, risiko keguguran, meninggalnya janin dalam kandungan siap mengancam. Jangan berani-berani mencobanya.

Seafood Mentah

Sushi, Japanese, Asian, Food, Raw, Sashimi, Fresh, Roll
Hindari seafood mentah
Penggemar sushi sebaiknya stop dulu selama hamil. Seafood mentah atau setengah matang yang terkandung di dalamnya bisa menyebabkan keguguran, risiko prematur, cacat janin, dan risiko berbahaya lainnya.

Pasalnya, di dalam seafood mentah terdapat bakteri seperti Norovirus, Salmonela, dan Listeria yang sangat berbahaya.

Makanan Mengandung Listeria

Bakteri Listeria yang ada di dalam makanan bisa menembus masuk ke dalam kantung ketuban dan menginfeksi janin. Akibatnya, bisa terjadi keguguran, janin meninggal, kelainan bawaan, juga kelahiran prematur.

Makanan yang mengandung bakteri ini antara lain olahan daging mentah, salmon asap, susu mentah, irisan daging di sandwich yang tidak matang, juga sayuran yang tidak dicuci sampai bersih. Hati-hati ya, Sobat Bidan!

Nah, itu dia beberapa makanan dan minuman yang bisa menjadi pemicu keguguran. Jangan sembarangan makan, dan selalu cari tahu dulu apa pengaruh makanan atau minuman bagi janin. Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,




Continue Reading
SAY NO TO MARITAL RAPE!

marital rape

Selamat siang Sobat Bidan!

Sedang geger masalah RKUHP yang bersinggungan tentang marital rape atau tindakan pemerkosaan terhadap perempuan, ya. Apakah Sobat Bidan mengikuti perkembangannya? 

Bukan rahasia lagi memang, bahkan di zaman modern seperti sekarang pun masih banyak yang beranggapan bahwa perempuan bisa diperlakukan semena-mena untuk memenuhi hasrat seks lelaki saja. 

Karena itu, masih banyak sekali kejadian pelecehan seksual yang sangat merugikan perempuan. 
Padahal, jika mau menilik lebih jauh berlandaskan agama atau pun etika-sosial, perempuan seharusnya dimuliakan, dijaga dan dihormati. Mirisnya, pelaku terkadang adalah orang terdekat yang seharusnya melindungi dan mengayomi.

Nah, terkait isu marital rape ini, ada beberapa jenis penyimpangan seksual yang perlu diketahui. Untuk apa perlu tahu? Tentu supaya Sobat Bidan bisa mendeteksi orang-orang yang menunjukkan perilaku tersebut dan menjaga diri supaya tidak menjadi korban.

Simak postingan ini sampai selesai, ya!

Pedofilia

Siblings, Brother, Sister, Children, Girl, Boy, People
Pedofil, mengarah anak-anak
Penyimpangan seksual yang satu ini juga marak sekali terjadi di Indonesia. Tentu Sobat Bidan sudah sangat familiar dengan istilahnya, bukan? Ya, pedofilia merupakan jenis perilaku menyimpang seksual yang mana menjadikan anak-anak sebagai subjek pelampiasan hasrat seksualnya. Artinya, pelaku baru akan mendapatkan kepuasan seksual jika melakukannya terhadap anak kecil.

Chronophilia

Ini adalah istilah jika seseorang mengalami ketertarikan seksual pada individu dalam usia tertentu. Chronophilia dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni infantofilia dan geronontofilia.

Infantofilia adalah kecenderungan atau ketertarikan seksual terhadap bayi, sementara geronontofilia sebaliknya, seseorang menjadikan lansia sebagai subjek pemuas hasrat seksualnya. Ngeri, ya?

Zoofilia

Pernah mendengar kasus penyimpangan seksual di India tentang anjing yang diperkosa oleh beberapa lelaki sampai mati? Hal tersebut bukanlah isapan jempol dan tidak patut ditertawakan. Orang yang mengidap kelainan seksual zoofilia, memang menjadikan hewan sebagai sasaran pemuas hasrat seksualnya.

Pug, Dog, Pet, Animal, Puppy, Cute, Wrapped, Blanket
Save animal!

Eksibisionisme

Kasus ini juga sering terjadi di Indonesia, yang mana ada seseorang yang secara terang-terangan memperlihatkan alat vitalnya pada orang-orang yang ditemui. Itulah yang dinamakan eksibisionisme. Biasanya pengidap penyimpangan seksual ini suka berada di tempat sepi dan beraksi saat ada lawan jenis yang lewat tempat tersebut. Hati-hati ya, Sobat Bidan!

Froteurisme

Beberapa waktu lalu sempat viral video tentang seorang lelaki yang menggesek-gesekkan alat kelaminnya pada seorang wanita di tempat ramai. Itu juga merupakan salah satu jenis penyimpangan seksual, yang disebut froteurisme

Hati-hati jika Sobat Bidan berada di tempat ramai apalagi yang penuh sesak sampai berdesak-desakan. Banyak yang menggunakan kesempatan itu untuk melakukan tindakan yang tidak senonoh.

Voyeurisme

Penyimpangan seksual yang satu ini terbilang cukup aneh karena tidak perlu melakukan kontak langsung dengan korbannya. Orang yang mengidap voyeurisme akan merasakan kepuasan ketika dia mengintip korban. 

Misalnya saat sedang mandi, berganti pakaian, bahkan ketika si korban sedang melakukan hubungan seksual. Namun, saat mengintip itulah biasanya pelaku juga melakukan masturbasi untuk mencapai kepuasan. Ngeri?
Hiding, Boy, Girl, Child, Young, Box, Hole, Torn, Eye
Jangan lupa tutup pintu ya, Sobat Bidan!

Fetisisme

Pernah mendengar kasus pencurian celana dalam atau semisalnya? Bukan tidak mungkin jika orang yang mencuri tersebut memiliki kelainan seksual yang satu ini.

Fetisisme merupakan penyimpangan seksual, yang mana pelaku akan merasa tertarik dengan salah satu bagian tubuh, misalnya rambut, tungkai, telapak kaki, dan sebagainya, atau bahkan benda-benda milik targetnya seperti celana dalam. 

Gelora seksnya akan meningkat ketika dia melihat bagian yang disukainya tersebut dan membuatnya mencapai kepuasan seksual. 

Sadisme

Tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah yang satu ini, ya. Sesuai namanya, pelaku akan mendapat kepuasan seks ketika dia menyakiti lawan mainnya. Bisa disiksa secara fisik juga psikologis. 

Bagi pengidap sadisme ini, erangan kesakitan dari target seksnya adalah fantasi dan kepuasan tersendiri. Pengidap sadisme ini tidak akan segan-segan memerkosa korbannya secara brutal, bahkan bisa sampai berujung pembunuhan.

Masokisme

Argument, Conflict, Controversy, Dispute, Contention
Yang wajar-wajar aja ya, Sobat Bidan!
Kebalikan dari sadisme yang menyakiti lawan mainnya, pengidap masokisme justru akan merasa puas jika dia disakiti oleh pasangan seksnya. 

Dia akan memaksa lawan seksnya untuk menyakitinya baik secara verbal mau pun nonverbal, bahkan rela menyakiti dirinya sendiri. Yang terparah dari pelaku masokisme ini adalah membakar dirinya sendiri.

Sadomasokis

Bisa membayangkan bagaimana jika sadisme dan masokisme ini bersatu? Jadilah sadomasokis. Orang dengan penyimpangan seksual yang satu ini baru akan puas ketika dia menyakiti dan disakiti lawan seksnya.

Biasanya, ini akan dilakukan bergantian. Kalau Sobat Bidan pernah nonton Fifty Shades of Grey atau 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita, mungkin akan punya gambaran bagaimana seseorang yang mengidap kelainan ini.

Transvestisme

Penyimpangan seksual yang satu ini sulit diungkapkan, tapi nyatanya memang ada. Biasanya, pengidap transvestisme adalah lelaki heteroseksual, yang mana suka terhadap lawan jenis, juga sesama jenisnya.
Mask, Businessman, Kaufmann, Second, Face, Psychology
Kemayu demi kepuasan seks
Untuk mencapai kepuasan seksual tersebut, dia harus berdandan seperti seorang wanita yang feminim. Dengan begitu, fantasi seksualnya baru bisa dipuaskan.

Nekrofilia

Pernah dengar kasus jenazah atau mayat yang disetubuhi? Tidak hanya berbau klenik saja, mungkin bisa jadi pelakunya adalah pengidap nekrofilia. Ya, dia baru akan puas setelah berhubungan seksual dengan mayat. Seram?

Nah, itu dia beberapa macam penyimpangan seksual yang ada di masyarakat dan sebaiknya diketahui. Menurut para ahli, hal tersebut termasuk dalam gangguan psikologis atau penyakit dan bisa disembuhkan. 

Namun, terlepas dari bisa disembuhkan atau tidak, kita memang seharusnya tahu untuk berjaga-jaga. Lebih waspada ya, Sobat Bidan, dan katakan tidak pada marital rape!

Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,





Memilih celana dalam untuk kesehatan organ intimmu tidak boleh sembarangan, begini tipsnya!


Selamat siang, Sobat Bidan!

Celana dalam mungkin bukanlah jenis busana yang tampak, sehingga banyak wanita yang mengabaikan pemilihan celana dalam ini dengan tepat. Padahal, celana dalam merupakan pakaian yang langsung menutupi organ kewanitaan, yang seharusnya justru benar-benar diberi perhatian lebih. 

Karena, bisa saja berawal dari celana dalam yang tidak sehat dan kurang baik, muncullah masalah-masalah di sekitar area kewanitaan. Duh, gak mau, kan, pastinya?

Nah, berikut tips memilih celana dalam yang baik untuk kesehatan reproduksi wanita. Simak sampai selesai, ya!

Pilih Bahan Katun

Sewing, Cotton, Thread, Material, Tape, Measure, Pink
Katun memang yang terbaik
Siapa saja mungkin sudah tahu jika bahan katun adalah bahan yang terbaik untuk dikenakan, khususnya untuk celana dalam. Bahan ini memang nyaman, adem, juga bisa menyerap keringat dengan baik.

Karena itu, memilih celana dalam berbahan katun memang sebaiknya dilakukan. Area sekitar kewanitaan yang sering lembap akan tertolong dengan celana dalam berbahan katun ini, ketimbang bahan lainnya. 

Ini akan membuat organ intim bisa bernapas dan mencegah tumbuhnya jamur yang bisa menyebabkan gatal.

Jika suka celana dalam berbahan nilon atau sintetis, tentu tidak masalah, ya. Hanya saja, usahakan di bagian celana dalam yang menutupi labia, pilihlah yang berbahan katun.

Minimalisir Pemakaian Thong

Bikini, Two-Piece Swimwear, Women, Two-Parter, Pink
Jangan sering-sering pakai g-string
Wah, penggemar berat g-string atau thong ini sepertinya harus kecewa karena fakta ini. Pemakaian g-string mungkin akan memberi kesan seksi, tapi sayangnya g-string juga menjadi kontroversial lantaran masalah yang dibawanya untuk kesehatan.

Celana dalam model ini bisa memicu tumbuhnya bakteri E-Colli yang bisa menyebar dari miss-v ke anus. Selain itu, bisa juga memicu infeksi saluran kemih sampai dituduh bisa menyebabkan wasir.

Meski penelitian sampai saat ini masih belum menemukan kebenarannya, tapi risiko tersebut memang ada jika Sobat Bidan terlalu sering mengenakan g-string. 

Ganti Jika Lembap

Tips selanjutnya yang terkait dengan celana dalam ini adalah segeralah ganti jika sudah terasa lembap. Misalnya saja, jika Sobat Bidan pergi berolahraga di gym dan sebagainya. Jangan lupa untuk membawa celana dalam ganti, karena celana dalam yang dipakai tentu akan lembap karena keringat.

Jangan malas untuk mengganti celana dalam yang sudah terasa lembap ini, karena jika dibiarkan bisa menyebabkan gatal. Jangan lupa juga untuk menyeka area kewanitaan dengan handuk atau tisu setelah selesai pipis.

Deterjen Non-parfum

Untuk mencuci celana dalam, alangkah baiknya jika Sobat Bidan menggunakan deterjen yang tidak berpewangi. Kenapa? Karena, bahan kimia atau pewangi yang ada di dalam deterjen tersebut bisa saja mengiritasi kulit sekitar area kewanitaan. Apalagi, jika Sobat Bidan termasuk yang memiliki kulit sensitif. Duh!
Soap, Heart, Pink, Badesalz, Salt, Flowers, Hygiene
Pilih deterjen yang ramah

Beli yang Baru

Ciri celana dalam yang sudah harus diganti adalah ketika celana dalam tersebut sudah sesak dan saat dipakai meninggalkan bekas. Kalau sudah seperti ini, jangan pelit untuk membeli celana dalam yang baru, ya!

Jika yang seperti ini masih terus dipakai, bisa-bisa menyebabkan infeksi kulit dan muncul ruam di sekitar area kewanitaan. Meski itu celana dalam favorit, tetap harus disisihkan ya, Sobat Bidan.

Jangan Pakai yang Kotor

Kalau ini sudah tidak perlu dijelaskan lagi, bukan? Selain jorok, juga sangat tidak baik bagi kesehatan area kewanitaan. 

Saat Tidur

Nah, kalau yang satu ini sudah pernah dijelaskan di sini. Sebaiknya memang tidak memakai celana dalam yang ketat saat tidur.

Itu dia tips memilih celana dalam dan bagaimana sebaiknya pemakaian busana yang tertutup ini. Jangan anggap remeh hal kecil ya, Sobat Bidan! Nyatanya, dari pemakaian celana dalam yang salah, bisa menjadi masalah bagi area sekitar kewanitaan.

Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,



Pakai IUD tetap hamil? Penyebabnya IUD bergeser! 
Simak tanda-tandanya di sini!


Selamat siang, Sobat Bidan!

Sudah pakai IUD tapi tetap hamil? Wah, ini sih namanya kebobolan, ya. IUD merupakan alat kontrasepsi yang paling sedikit angka kebobolannya, dan bisa dibilang paling efektif. Sebanyak 99,7 persen wanita sukses tidak hamil lagi saat memakai alkon ini.

Nah, tapi ada juga lho, kasus kebobolan IUD ini. Penyebabnya apa? Salah satu yang sering ditemukan adalah karena IUD yang ada di dalam rahim tersebut bergeser. Ngeri, ya, Sobat Bidan? Tenang, Sobat Bidan akan merasakan 'ada yang tidak beres' kok, jika sampai IUD ini benar bergeser dari tempatnya.

Seperti apa tanda-tandanya? Simak postingan ini sampai selesai, ya!

Benang IUD Terasa Lebih Pendek atau Panjang

Di ujung IUD Sobat Bidan bisa mengenali benang atau string yang cukup panjang, ya, dan pada saat pemasangan nanti benang tersebut dipotong, hanya disisakan sedikit saja untuk proses pelepasan nanti. Sepanjang pemakaian IUD, Sobat Bidan akan bisa merasakan benang ini.

Nah, saat IUD bergeser, maka Sobat Bidan akan menyadari kalau benang tersebut terasa lebih pendek atau bahkan lebih panjang, atau justru tidak teraba sama sekali. Ini disebabkan, gesernya posisi tersebut bisa menarik benang IUD lebih dalam ke miss-v atau justru mengeluarkannya.

Benang IUD berubah 

Sakit Ketika Berhubungan

Tanda berikutnya yang kentara jika IUD bergeser adalah Sobat Bidan merasakan sakit saat berhubungan intim, padahal sebelum-sebelumnya tidak. Ini disebabkan, IUD sudah melorot sampai ke leher rahim.

Jika Sobat Bidan tidak merasakannya, bisa jadi pasangan yang merasakan karena bergesekan dengan benang yang semakin melorot tadi.

Perdarahan yang Tidak Normal

Tanda lainnya yang menjadi indikasi IUD bergeser adalah adanya perdarahan. Memang, pemasangan IUD bisa menyebabkan perdarahan ringan, seperti bercak-bercak. Para pengguna IUD tembaga atau non hormonal, biasanya akan mengalami perdarahan atau menstruasi yang lebih berat karena ada gesekan di dinding rahim.
 
Calendar, Date, Dates, Planning, Save To List, Note
Perhatikan jadwal mens
Sedang pengguna IUD hormonal cenderung lebih ringan perdarahannya, bahkan ada yang tidak mens sama sekali. Namun, jika ada perdarahan yang keluar di luar waktu normal, maka Sobat Bidan perlu mewaspadai hal itu sebagai tanda dari bergesernya IUD. Maka dari itu, penting untuk mengetahui kapan waktu normal menstruasi Sobat Bidan, ya!

Keputihan yang Abnormal

Keputihan yang tidak normal, seperti berwarna keruh dan berbau juga bisa menjadi salah satu tanda bergesernya IUD. Jika mendapati keputihan yang berbau, berwarna keruh, dan tidak biasanya segeralah periksakan diri ke dokter. Karena, selain tanda IUD bergeser, ini juga bisa jadi merupakan tanda infeksi yang lain.

Kram Perut

Kram perut memang kerap dialami para pengguna IUD non hormonal di awal-awal pemakaian. Saat menstruasi, biasanya kram ini akan menjadi. Jika dalam waktu lama kram tersebut menjadi semakin hebat, maka ini perlu diwaspadai sebagai tanda bergesernya IUD.

Kram perut, tanda IUD bergeser
Nah, itu dia beberapa tanda-tanda IUD yang bergeser dari tempatnya semula. Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter atau ke tempat dulu IUD tersebut dipasang, ya. Karena, jika tidak segera ditangani, ini bisa menimbulkan masalah lain seperti infeksi, perdarahan berat sampai anemia, memicu penyakit radang panggul, juga perlukaan pada rahim.

Demikian, semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,



SIDS atau sindrom kematian pada bayi adalah hal yang harus diwaspadai. Seperti apa?


Selamat siang, Sobat Bidan!

Ada yang pernah mendengar istilah SIDS? Ini adalah istilah untuk kematian mendadak yang terjadi pada bayi. Seperti apa gejalanya, apa penyebabnya, bagaimana pencegahannya? Simak postingan ini sampai selesai, ya!

Pengertian SIDS

SIDS merupakan singkatan dari Sudden Infant Death Syndrome atau kematian mendadak pada bayi yang usianya masih di bawah satu tahun. Uniknya, SIDS ini bisa terjadi begitu saja tanpa ada gejala apa pun sebelumnya lho, Sobat Bidan!

Kebanyakan, kejadian ini terjadi saat si kecil sedang tidur. Namun demikian, bukan tidak mungkin ini juga bisa terjadi saat bayi dalam keadaan sadar atau sedang tidak tidur.

Penyebab dan Faktor Risiko SIDS

Sampai saat ini, memang belum diketahui secara pasti apakah penyebab dari kematian mendadak pada bayi ini. Namun, hal-hal seperti terjadinya mutasi gen, gangguan pada otak, kelainan fungsi paru dan berat badan lahir yang rendah diduga bisa menyebabkan SIDS.
Baby, Care, Child, Cute, Hand, Face
Jangan biarkan bayi tidur miring 
Selain hal-hal di atas, faktor risiko yang juga bisa menjadi penyebab SIDS antara lain :
  • Bayi yang tidurnya dalam posisi menyamping atau tengkurap. Posisi ini akan membuat si kecil susah bernapas apalagi jika tidurnya di permukaan atau kasur yang terlalu empuk
  • Tidur bersama orangtua. Ini juga bisa menjadi faktor risiko, dikarenakan bayi bisa mengalami kejadian tidak sengaja yang membuatnya tertindih dan susah napas
  • Suhu. Ruangan yang bersuhu terlalu panas dan gerah dipercaya bisa meningkatkan risiko SIDS ini
Faktor risiko dari ibu selama kehamilannya juga bisa menyebabkan SIDS pada bayi, berikut beberapa di antaranya :
  • Ibu yang terlalu muda saat hamil, di bawah 20 tahun
  • Ibu yang merokok selama hamil
  • Tidak kontrol secara rutin ke nakes selama hamil
  • Minum alkohol atau memakai narkoba selama hamil
Woman, Cigarette, Smoking, Smoke, Nicotine, Young
Hindari rokok
Ada juga beberapa faktor risiko lain yang harus diketahui, yaitu :
  • SIDS lebih sering dialami bayi laki-laki
  • Paling rentan terjadi saat usia bayi 2-4 bulan
  • Bayi yang terpapar asap rokok
  • Bayi yang lahir prematur
  • Pernah punya riwayat anak yang meninggal karena SIDS

Pencegahan SIDS

Sindrom kematian mendadak ini bisa dicegah, dengan cara antara lain sebagai berikut :
Baby, Child, Cute, Dad, Daddy, Family
Jangan tidur satu tempat dengan orangtua
  • Sebaiknya tidurkan si kecil dalam posisi telentang di tahun pertamanya
  • Hindari posisi tidur miring dan telungkup untuk mencegah kesulitan napas
  • Jangan menggunakan kasur yang terlalu tebal dan terlalu empuk
  • Hindari meninggalkan mainan yang empuk di tempat tidur bayi
  • Jaga suhu bayi tetap hangat tapi nyaman, jangan terlalu banyak dibalut dengan selimut tebal
  • Sebaiknya kepala bayi tidak dipakaikan apa pun jika tidur di dalam ruangan
  • Hindari tidur satu tempat dengan orangtua, sediakan space khusus untuk si kecil
  • Berikan ASI adekuat dan eksklusif
  • Penuhi kebutuhan imunisasi si kecil
Nah, itu dia pembahasan tentang SIDS atau sindrom kematian mendadak pada si kecil. Bagaimana, tips pencegahannya mudah dilakukan ya, Sobat Bidan? Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,



Tips agar ASI lancar, bagaimana, ya? Gak susah kok, Sobat Bidan!


Tips agar ASI lancar- Satu masalah yang paling sering dialami oleh seorang ibu baru adalah masalah menyusui. Benar ya, Sobat Bidan? Pasti ada saja keluhannya, seperti ASI yang tidak lancar, payudara sakit, dan sebagainya.

Nah, di postingan kali ini kita akan membahas persoalan ASI yang tidak lancar keluar. Kasihan ya, kalau si kecil rewel terus lantaran produksi ASI yang tidak lancar? Jangan panik dulu Sobat Bidan, lakukan tips agar ASI lancar berikut ini!

Bersihkan dan Pijat

Nah, tips pertama adalah bersihkan puting payudara dan lakukan pemijatan di area payudara. Sebaiknya, ini dilakukan sejak dini, yakni saat kehamilan sudah memasuki trimester tiga. 

Sobat Bidan bisa menggunakan baby oil untuk membersihkan puting, terutama di pangkalnya. Lakukanlah dengan cara memilin-milin puting terutama di bagian lipatannya sebelum mandi. 

Selain itu, melakukan pemijatan payudara juga akan memperlancar aliran darah. Ini juga akan membantu merangsang produksi ASI. Kita akan membahas teknik pemijatan payudara ini di postingan Nifas selanjutnya, ya!

Susui Bayi Sesering Mungkin

Family, Breastfeeding, Mom, Dad, Son
Susui bayi secara on demand
Menyusui bayi secara on demand (setiap bayi minta langsung disusukan) adalah upaya yang paling bagus untuk memperlancar produksi ASI. Isapan bayi akan merangsang hormon prolaktin yang berpengaruh untuk produksi ASI.

Jika dilihat dari jadwalnya, bayi baru lahir harus disusui antara 2-3 jam sekali, siang ataupun malam hari. Lakukan hal ini secara rutin, meski bayi sedang tidur, maka bangunkan jika memang sudah jadwalnya menyusu.

Jangan takut akan kehabisan ASI, karena tubuh wanita akan mengikuti prinsip suply and demand, yakni tubuh akan memproduksi ASI sesuai kebutuhan si kecil. 

Dengan rutin memberikan ASI 2-3 jam sekali, maka produksi ASI akan bertambah dalam kurun waktu 3-7 hari karena perintah yang diterima otak untuk menambah jumlah produksi ASI. Sebaliknya, jika ASI jarang diberikan, maka produksinya pun akan semakin berkurang. 

Pompalah ASI

Drink, White, Milk, Goat, Milk Product, Food, Farm
Pompa ASI dan simpan
Salah satu alasan kenapa ASI tidak keluar lancar adalah karena posisi dan teknik menyusui yang tidak benar. Ini biasanya dialami oleh ibu baru yang memang belum berpengalaman menyusui. 

Jika keadaannya demikian, maka pompalah ASI. Tips ini bisa memperlancar keluarnya ASI karena payudara akan terangsang dan tersimulasi, seperti ketika dihisap oleh bayi. Tidak usah mempedulikan seberapa ASI yang keluar, karena tujuannya adalah untuk merangsang payudara saja.

Hal ini juga bisa digunakan untuk mengosongkan payudara jika si kecil tidak menyusu sampai habis. Sehingga, produksi ASI akan diperbarui lagi.

Lakukan Kompres Payudara

Sebelum mulai menyusui bayi, lakukanlah kompres payudara dengan air hangat selama beberapa menit. Selain untuk membersihkan area payudara, kompres ini juga berfungsi untuk melancarkan aliran darah.

Apalagi jika payudara Sobat Bidan terasa keras dan kencang, maka bayi tidak bisa menghisapnya. Dengan kompres air hangat ini, payudara akan melunak dan ASI pun bisa keluar lebih lancar.

Makanlah Makanan yang Memperlancar ASI

Ada beberapa makanan yang dianjurkan untuk ibu menyusui karena bisa memperlancar produksi ASI. Makanan tersebut antara lain daun katuk, pepaya, wortel, bayam, juga havermouth

Selain itu, pare juga dipercaya bisa membuat produksi ASI semakin melimpah. Jika masih bisa diatasi dengan bahan alami, maka sebaiknya hindari penggunaan suplemen atau obat untuk memperlancar ASI. Jangan pantang makan ya, Sobat Bidan!

Perbanyak Air Putih

Beverages, Food Photography, Juices
Perbanyak minum air putih
Jika tidak menyusui Sobat Bidan membutuhkan 1-1,5 liter air per hari, maka saat menyusui yang dibutuhkan adalah dua kali lipatnya. Perbanyak minum air putih antara 2-3 liter atau 10-12 gelas per hari supaya produksi ASI semakin lancar. 

Susui Bayi dengan Cara yang Benar

Posisi menyusui yang salah bisa menghambat pengeluaran ASI karena puting menjadi sakit. Bagaimana cara yang benar? Kita sudah pernah membahasnya di sini ya, Sobat Bidan!

Pilih KB yang Pas

Jika memutuskan untuk ber-KB pasca bersalin, maka pilihlah KB yang tepat untuk busui, yakni yang tidak berpengaruh pada produksi ASI. Apa ya, KB yang paling pas? Yuk, baca di sini!

Syringe, Pill, Capsule, Morphine, Needle, Liquid
Pilihlah KB yang tepat
Nah, itu dia beberapa tips agar ASI lancar yang bisa Sobat Bidan coba. Jangan menyerah untuk memberinya ASI eksklusif, ya! Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,



Penyebab persalinan lewat bulan, apa saja, ya? Risikonya berbahayakah?

persalinan

Selamat siang, Sobat Bidan!

Persalinan lewat bulan, istilah apa, ya? Mungkin Sobat Bidan sering menemui atau bahkan mengalami sendiri hal ini. Persalinan lewat bulan adalah persalinan yang meleset dari Hari Perkiraan Lahir atau HPL.

Sudah lewat HPL tapi kok belum ada tanda-tanda melahirkan? Kira-kira apa penyebabnya dan berbahayakah? Simak postingan ini sampai selesai, ya!

Penyebab Persalinan Lewat Bulan

Persalinan lewat bulan sendiri diprediksi bisa dikarenakan berbagai penyebab, seperti :
  • Melahirkan pertama kali
  • Kesalahan penghitungan saat menentukan hari pertama haid terakhir
  • Janin berjenis kelamin laki-laki
  • Ibu hamil yang memiliki masalah obesitas
  • Kesalahan letak plasenta janin
  • Memiliki riwayat yang sama sebelumnya

Risiko Persalinan Lewat Bulan

Adapun risiko dari persalinan yang terlewat bulan ini, di antaranya :

Pregnant Woman, Pregnancy, Baby, Belly
Risiko persalinan lewat bulan
  • Janin menjadi kekurangan oksigen yang bisa menyebabkan asfiksia, disebabkan fungsi tali pusat yang sudah abnormal
  • Pertumbuhan janin melambat bahkan terhenti, juga disebabkan disfungsi plasenta tadi
  • Ukuran janin sudah terlalu besar sehingga bisa menyebabkan komplikasi lain saat proses persalinan seperti distosia bahu 
  • Jumlah air ketuban berkurang banyak sehingga janin bisa terkena infeksi dan memengaruhi denyut jantungnya
  • Janin bisa secara tidak sengaja menghirup atau menelan mekonium (fases) yang terdapat di air ketubannya dan bisa menjadikan masalah gangguan paru
  • DJJ melambat sehingga terjadi gawat janin
  • Risiko meninggal di dalam kandungan atau saat dilahirkan

Penanganannya Bagaimana?

Jika sudah lewat satu minggu dari HPL, biasanya dokter akan terus memantau kondisi ibu hamil dan janinnya. Persalinan spontan biasanya terjadi sebelum usia kehamilan 42 minggu. Namun jika sudah menginjak UK 41 minggu dan belum juga ada tanda-tanda, kemungkinan pacu oksitosin akan dilakukan.
Baby, Birth, Healthy Baby, Child
Operasi caesar, cara penanganan
Jika serviks sudah siap dan tidak ada komplikasi lain, kemungkinan untuk melahirkan spontan bisa dilakukan. Namun jika tidak, maka tindakan terminasi kehamilan harus segera dilakukan, misal dengan operasi caesar. Ini demi keselamatan ibu dan janin.

Tips untuk Bumil

Jangan tunggu sampai ada tanda-tanda persalinan seperti perut mulas atau bloodshow. Jika memang sudah lewat HPL, segera periksakan kandungan ke bidan atau dokter supaya mendapat penanganan yang jelas. 

Nah, itu dia seputar persalinan lewat bulan yang harus Sobat Bidan ketahui. Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,


Pentingnya asam folat untuk ibu hamil, lebih dari sekadar vitamin biasa!


Selamat siang, Sobat Bidan!

Pentingnya asam folat untuk ibu hamil- Asam folat merupakan vitamin B buatan yang disebut folat. Ini juga merupakan bentuk sintesis dari vitamin B9. 

Asam folat berperan sangat penting untuk memproduksi sel darah merah dan perkembangan tabung saraf bayi. Nah, karena inilah, asam folat menjadi sangat penting dikonsumsi untuk ibu hamil.

Apalagi sih, Bu Bidan, pentingnya asam folat untuk ibu hamil? Yuk, kepoin jawabannya di postingan ini!

Alasan Ibu Hamil Harus Minum Asam Folat

Berikut beberapa alasan mengapa Sobat Bidan yang tengah hamil harus mengonsumsi asam folat.

Untuk mencegah cacat tabung saraf

Seperti sudah disebutkan di atas tadi, ya, bahwa salah satu fungsi dari asam folat adalah untuk mencegah terjadinya cacat tabung saraf. Asam folat akan membantu perkembangan saraf pada janin yang ada dalam kandungan.

Tabung saraf itu nantinya akan tumbuh menjadi sumsum tulang belakang dan juga otak. Dengan asupan asam folat yang cukup, pertumbuhan ini akan terlindungi dan tidak mengalami gangguan. Masa awal pembentukan sistem saraf pusat pun akan berjalan lancar.

Perlindungan janin

Mencegah komplikasi pada bayi

Pentingnya asama folat untuk ibu hamil selanjutnya adalah untuk mencegah komplikasi pada bayi. Asam folat bisa meminimalisir risiko bibir sumbing dan juga sumbing langit-langit. Risiko lahir prematur, keguguran, dan perkembangan buruk dalam kandungan, dan BBLR juga bisa dicegah.

Penting untuk Promil 

Selain untuk ibu hamil, asam folat juga penting untuk promil. Asupan asam folat yang cukup bisa mencegah preeklampsia saat hamil, serangan jantung, kanker, stroke dan alzheimer. 

Untuk membentuk DNA

Asupan asam folat yang cukup juga dibutuhkan untuk memproduksi, memperbaiki serta mengaktifkan DNA. Ini berkaitan dengan genetik bayi. Perkembangan plasenta dan pertumbuhan janin pun tidak akan mengalami kelainan.

Meningkatkan sel darah merah

Selain zat besi, asam folat juga berperan untuk membentuk sel darah merah dalam tubuh ibu hamil. Dengan konsumsi asam folat, jumlah sel darah merah ini dipastikan akan tetap stabil, meski asupan zat besi dikurangi.

Kapan Harus Minum Asam Folat?

Pills, Tablets, Drug, Medical, Nutrient Additives
Waktu yang tepat minum asam folat
Nah, setelah tahu fungsi asam folat di atas, kapan sih, bumil harus segera mengonsumsinya? Ini berkaitan dengan cacat lahir pada bayi yang rentan terjadi antara 3-4 minggu pertama kehamilan. Karena itulah, bumil harus mencukupi asupan folatnya sejak kehamilan awal selama tahap perkembangan awal dari otak dan sumsum tulang belakang janin.

Begitu pula dengan Sobat Bidan yang sedang melaksanakan program hamil, dokter biasanya akan memberi vitamin yang mengandung asupan folat. 

WHO menyarankan, bagi Sobat Bidan yang menjalani promil, maka wajib minum asam folat setiap hari setidaknya sebulan sebelum hamil. Sedangkan bagi ibu hamil, maka sebaiknya mengonsumsi asam folat ini setiap hari. 

Begitu pula dengan setiap wanita usia subur, maka konsumsi asam folat menjadi perlu jika berencana hamil. Konsumsilah asam folat lebih awal sebelum berencana untuk punya anak.

Berapa Dosis Asam Folat yang Tepat?

Mengenai dosisnya, ini menjadi berbeda antara satu wanita dengan lainnya, karena kebutuhan di masing-masing tubuh yang juga berbeda. Kandungan asam folat dalam setiap vitamin atau suplemen pun berbeda-beda.

Karenanya, sebelum mengonsumsi asam folat alangkah baiknya jika Sobat Bidan berkonsultasi lebih dulu pada dokter.

Berikut ini dosis konsumsi asam folat untuk ibu hamil, promil, dan wanita usia subur :
  • WUS dan promil : 0,4 mg/hari
  • Bumil 1-3 bulan : 0,4 mg/hari
  • Bumil 4-9 bulan : 0,6 mg/hari
  • Ibu menyusui : 0,5 mg/hari

Makanan Apa yang Mengandung Asam Folat?

Bread, Candy, Pies
Makanan mengandung asam folat
Selain pada suplemen atau multivitamin, asam folat bisa ditemukan dalam beberapa bahan makanan sebagai berikut :
  • Sayuran berdaun hijau seperti bayam
  • Kacang-kacangan
  • Jeruk
  • Sereal
  • Nasi
  • Roti
  • Pasta

Tanda Ibu Hamil Kekurangan Asam Folat

Ada tanda-tanda yang kentara bagi ibu hamil yang kekurangan asam folat dalam jumlah banyak. Jika kekurangannya sedikit saja, maka kemungkinan tanda-tanda ini tidak akan terlihat. Tanda-tanda tersebut seperti :
  • Anemia
  • Diare
  • Tidak nafsu makan
  • Lemas
  • Berat badan turun
  • Lidah pahit
  • Sakit kepala
  • Jantung berdebar cepat
  • Lemas
  • Mudah marah
Nah, itu dia ulasan mengenai pentingnya asam folat untuk ibu hamil. Bagaimana, Sobat Bidan? Tidak boleh diabaikan lagi ya, sekarang? Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam Sayang,


Pentingnya suntik TT untuk calon pengantin wanita, wajib diketahui!


Selamat siang, Sobat Bidan!

Ada yang sebentar lagi mau melepas masa lajangnya? Selamat berbahagia ya, persiapan mental, fisik juga finansial untuk hari H jangan diabaikan. Utamanya, kesehatan! Jangan sampai jelang hari spesial Sobat Bidan malah ambruk karena kecapekan. 

Salah satu yang tidak boleh diabaikan terkait kesehatan ini adalah suntik TT untuk calon pengantin wanita. Hayo, sudah suntik belum? Kenapa ini menjadi penting? Apa itu suntik TT? Simak ulasan berikut sampai selesai, ya!

Mengenal Suntik TT

Masih awam dengan suntik ini? Mungkin dulu saat SD Sobat Bidan pernah disuntik TT. Yang di lengan itu, lho, ingat 'kan? Nah, ini pun sama! 

Suntik TT atau Tetanus Toksoid atau sering familier disebut vaksin TT adalah tindakan memasukkan bakteri Tetanus Toksoid yang sudah dilumpuhkan ke dalam tubuh. Dengan suntik ini, tubuh Sobat Bidan akan kebal terhadap infeksi tetanus karena tubuh telah memiliki antibodinya. 

Suntik TT dilakukan di lengan, dengan dosis kecil saja yakni 10 ml. Memang sih, suntik yang satu ini agak sedikit terasa lebih pegal dan nyeri dari suntikan lainnya. Cukup kompres saja dengan air hangat di area lengan yang terasa pegal setelah disuntik.

Tak jarang pula Sobat Bidan akan mengalami semacam meriang pasca suntik TT.  Tak perlu dikhawatirkan ya, itu adalah reaksi ikutan pasca suntik TT dan akan sembuh dengan obat ringan saja. Karena itu, dianjurkan bagi calon pengantin wanita untuk suntik TT setidaknya 3 atau 4 minggu sebelum hari H. 

Apa sih, Penyakit Tetanus?

Vaccination, Doctor, Syringe, Medical, Health, Needle
Untuk cegah tetanus
Tujuan dari suntik TT untuk calon pengantin wanita adalah untuk mencegah terjadinya penyakit tetanus. Lalu, ini penyakit apa Bu Bidan? Seberapa parah bisa menyerang?

Tetanus merupakan penyakit yang dibawa oleh Clostridium Tetani. Bakteri ini ditemukan di tempat kotor seperti debu, tanah, besi berkarat, kotoran hewan, juga manusia. 

Bakteri ini akan masuk ke dalam tubuh melalui luka yang terbuka. Kemudian, dia akan mengeluarkan racun yang nantinya bisa merusak sistem saraf serta sumsum tulang belakang.

Jika dibiarkan saja, lambat laun kondisi ini bisa merobek otot, membuat tulang retak, menekan tulang belakang, melemahkan otot-otot pernapasan dan bisa berujung kematian. Ngeri, bukan?

Kenapa Harus TT Sebelum Menikah?

Ini juga pasti menjadi pertanyaan untuk sebagian orang, ya. Kenapa? Karena, saat pasangan menikah dan melakukan hubungan seksual untuk kali pertamanya, miss-v umumnya akan mengalami perlukaan. 

Perlukaan ini terjadi karena robeknya selaput dara ataupun gesekan. Nah, dari perlukaan ini, bakteri tetanus bisa masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan efek seperti di atas tadi. Karena itu, penting sebelum menikah untuk suntik TT supaya tubuh kebal terhadap infeksi bakteri ini. 

Selain itu, suntik TT merupakan prasyarat nikah yang mesti dilampirkan saat mengajukan ke KUA. Memang, peraturan ini sudah dibuat sejak tahun 1986 silam karena pentingnya suntik TT. 

Jadwal Suntik TT

Seumur hidup, seseorang diharuskan suntik TT sebanyak 5 kali supaya kebal dari bakteri ini. Berikut jadwalnya :
  • TT 1 : Satu bulan atau minimal 2 minggu sebelum menikah, masa perlindungannya adalah nol tahun
  • TT 2 : 1 bulan setelah TT 1, ini akan efektif melindungi sampai 3 tahun ke depan
  • TT 3 : 6 bulan setelah TT 2, efektif melindungi sampai 5 tahun berikutnya
  • TT 4 : 12 bulan setelah TT 3, efektif melindungi sampai 10 tahun ke depan
  • TT 5 : 12 bulan setelah TT 4, mampu melindungi sampai 25 tahun berikutnya

Di mana Bisa Suntik TT?

Doctor, Op, Medical, Operation, Hospital, Instrument
Suntik TT bisa di Bu Bidan
Sekarang sudah tidak ragu lagi, 'kan, untuk suntik TT? Di mana bisa dilakukan? Di RS bisa, di Puskesmas bisa, di praktik bidan mandiri juga bisa, kok!

Nah, itu dia beberapa hal yang berkaitan dengan pentingnya suntik TT untuk calon pengantin wanita. Benar-benar tidak boleh diabaikan, ya! Semoga postingan ini bermanfaat!

Salam sayang,